Sebatik, Nunukan — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor menggelar Gerakan Irigasi Bersih di Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Rabu (14/8/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong bersama para petani setempat, melibatkan pembersihan rumput dan lumpur di saluran air daerah irigasi persawahan. Pekerjaan dilakukan menggunakan berbagai peralatan seperti mesin pemangkas, cangkul, dan sabit.
Kepala BWS Kalimantan V, Mustafa, mengatakan kegiatan bersih-bersih saluran irigasi sepanjang 1,2 kilometer ini juga dirangkai dengan dialog tentang pentingnya menjaga kebersihan jaringan irigasi.
“Kegiatan ini bukan hanya dalam rangka HUT RI ke-80, tetapi diharapkan dapat menjadi kebiasaan berkelanjutan masyarakat, khususnya para petani di Sebatik, untuk menjaga jaringan irigasi agar pasokan air ke sawah tetap terjamin,” ujar Mustafa.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan program strategis swasembada pangan. Ia menambahkan, Kecamatan Sebatik memiliki potensi besar di sektor pertanian, mulai dari ketersediaan sumber air hingga luasnya lahan, meski tantangan di lapangan masih cukup banyak.
Kegiatan Gerakan Irigasi Bersih ini dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Kepala BWS Kalimantan V Tanjung Selor, anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan, Bappeda Kabupaten Nunukan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan, Paguyuban BWS Kalimantan V Tanjung Selor, Camat Sebatik Timur, Danramil Sebatik Timur, Kapolsek Sebatik Timur, Kepala Desa Bukit Aru Indah, dan Kepala Desa Tanjung Harapan.
Mustafa berharap, momentum kemerdekaan dapat menumbuhkan semangat petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Selain semangat bertani, kami ingin petani punya kesadaran menjaga irigasi. Karena dengan air yang lancar, lahan subur, dan kerja sama yang baik, kita bisa mewujudkan kedaulatan pangan di wilayah perbatasan,” pungkasnya.




