Sebatik Ingin Lebih Dikenal, Warga dan Pemerintah Belajar Promosi Event di Era Digital

25 April 2026, 12:32 WIB

SEBATIK — Upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan event daerah terus didorong pemerintah melalui kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Event Berkualitas yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu di PLBN Sebatik, Kabupaten Nunukan, Sabtu (25/4/2026).

 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas penyelenggara event agar mampu menghadirkan kegiatan yang profesional, menarik, serta berdaya saing di kawasan perbatasan.

 

Sosialisasi yang mengangkat strategi promosi event daerah berbasis digital ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya deputi bidang kementrian pariwisata Okky Yonny Syahputra dan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Nunukan Juned. Kegiatan tersebut juga dihadiri para kepala desa, generasi muda, serta kelompok ibu-ibu yang antusias mengikuti materi yang disampaikan.

 

Anggota Komisi VII DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati Zainal, menegaskan pentingnya menjadikan Pulau Sebatik sebagai wajah terdepan Indonesia di perbatasan.

 

“Pulau Sebatik ini adalah berandanya Indonesia. Artinya, kita berbatasan langsung dengan negara tetangga, khususnya Malaysia di Tawau. Kita ingin menghadirkan event-event di kawasan perbatasan agar menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah, bahkan dari luar Kalimantan Utara dan negara tetangga, untuk datang dan melihat potensi positif yang kita miliki,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, penyelenggaraan event harus dirancang secara matang dan tidak sekadar bersifat seremonial. Menurutnya, event yang digelar harus memiliki daya tarik kuat dan berkelanjutan.

 

“Kita lihat dulu event-nya apa. Buat event yang benar-benar bisa viral dan menjadi pusat perhatian. Misalnya mengangkat budaya lokal, namun juga harus dipastikan bisa diterima oleh masyarakat luas, termasuk negara tetangga. Jangan hanya seremonial lalu hilang, tapi harus berkelanjutan,” jelasnya.

 

Rahmawati juga berharap kegiatan sosialisasi ini mampu meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memanfaatkan platform digital untuk promosi daerah.

 

“Mudah-mudahan ilmu yang didapatkan dari para narasumber bisa menambah wawasan masyarakat, terutama generasi muda, agar mampu mempromosikan daerahnya melalui konten-konten positif. Baik potensi alam, kuliner, maupun kekayaan lain yang ada di Pulau Sebatik,” pungkasnya.

 

Sebagai wilayah perbatasan yang strategis, Pulau Sebatik dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi event unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memperkuat citra Indonesia di kawasan perbatasan.

 

*Arifuddin.

Berita Lainnya