Ketua Komisi II DPRD Nunukan Dorong Gudang Jagung Berskala Besar untuk Petani Lokal

14 Mei 2026, 12:49 WIB

NUNUKAN – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH., M.Pi., menghadiri kegiatan panen jagung perdana yang dilaksanakan Dewan Pengurus Pusat Komite Indonesia Bersatu (KIB) Kalimantan Utara di Kabupaten Nunukan, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

 

Dalam kesempatan itu, Andi Fajrul Syam turut memberikan sambutan sekaligus berdiskusi singkat bersama para petani jagung dan tokoh masyarakat yang hadir. Suasana kegiatan berlangsung hangat dengan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait pengembangan pertanian jagung di wilayah perbatasan.

 

Menurut Andi Fajrul Syam, sektor pertanian khususnya jagung memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat apabila mendapat dukungan serius dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai hasil panen para petani di Nunukan harus mampu memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi masyarakat lokal.

 

Dalam diskusi tersebut, muncul harapan besar dari KIB, para petani, dan masyarakat agar Perum Bulog dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun gudang penampungan jagung berskala besar di Kabupaten Nunukan. Keberadaan gudang tersebut dianggap menjadi solusi penting bagi keberlangsungan usaha tani jagung di daerah perbatasan.

 

“Selama ini para petani masih harus membawa hasil panennya ke Tarakan untuk dijual. Tentu biaya transportasi cukup besar dan itu sangat mempengaruhi keuntungan yang diterima petani,” ujar Andi Fajrul Syam.

 

Ia menjelaskan, apabila gudang penampungan jagung tersedia di Nunukan, maka petani dapat menjual hasil panen secara langsung di daerah sendiri dengan biaya distribusi yang lebih efisien. Selain membantu meningkatkan pendapatan petani, langkah tersebut juga diyakini mampu memperkuat rantai distribusi pangan daerah.

 

Andi Fajrul Syam juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah terhadap pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Nunukan. Menurutnya, daerah perbatasan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan di Kalimantan Utara apabila didukung infrastruktur dan fasilitas yang memadai.

 

“Semoga ke depan ada langkah nyata untuk mendukung kesejahteraan petani kita sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Potensi pertanian Nunukan sangat besar dan harus kita dorong bersama,” pungkas Ketua Komisi II DPRD Nunukan tersebut.

 

*versi kabarsebatik.com

Berita Lainnya