Silaturahmi DPRD Bersama Warga Kampung Tebol, Infrastruktur Jalan hingga Listrik Jadi Aspirasi Utama Masyarakat

9 Mei 2026, 15:08 WIB

SEBATIK TENGAH – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH., M.Pi bersama Sekretaris Komisi II Ramsah menghadiri silaturahmi bersama masyarakat Desa Sungai Limau, tepatnya di RT 02, 04, 05, 07 dan 08 Kampung Tebol, Sebatik Tengah. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi penting yang selama ini sangat diharapkan mendapat perhatian pemerintah daerah.’Sabtu(09/05).

 

Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam mengatakan, persoalan utama yang disampaikan warga adalah akses jalan yang kondisinya memerlukan perhatian serius. Menurutnya, jalan tersebut menjadi jalur utama masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.

KETUA KOMISI DAN SEKERTARIS BERSAMA WARGA KAMPUNG TEBOL

 

“Dari hasil silaturahmi kami bersama warga Desa Sungai Limau, ada beberapa hal penting yang menjadi harapan masyarakat. Yang pertama mengenai akses jalan yang memang sangat membutuhkan perhatian. Jalan ini digunakan masyarakat untuk mengeluarkan hasil pertanian, anak-anak pergi sekolah, hingga akses ketika ada warga yang sakit,” ujarnya.

 

Selain infrastruktur jalan, persoalan listrik juga menjadi keluhan utama masyarakat Kampung Tebol. Warga berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait pemasangan jaringan listrik yang telah mereka nantikan selama puluhan tahun.

 

“Masyarakat menyampaikan kepada kami bahwa mereka sudah hampir sekitar 25 tahun menunggu kepastian terkait listrik dan pemasangan lampu, namun sampai hari ini belum ada kepastian. Kami di Komisi II bersama bapak Ramsah akan mencoba mengawal persoalan ini,” tambahnya.

 

Ia juga menyoroti kebutuhan air bersih masyarakat yang dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurut Andi Fajrul Syam, hal tersebut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam 17 arah perubahan.

 

“Kalau kita melihat program 17 arah perubahan Bupati Kabupaten Nunukan, pada poin pertama sudah jelas memastikan ketersediaan air bersih di seluruh Kabupaten Nunukan. Artinya Kampung Tebol juga bagian dari Kabupaten Nunukan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat harus dipastikan,” jelasnya.

 

Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan persoalan status alas hak tanah yang hingga kini masih banyak belum ditingkatkan menjadi sertifikat resmi. Warga berharap adanya bantuan dan pendampingan dari pemerintah maupun pihak BPN agar masyarakat bisa memperoleh kepastian hukum atas lahan mereka.

 

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk melihat langsung kondisi masyarakat di Kampung Tebol.

 

“Hari ini kami melihat langsung kondisi masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan, listrik hingga ketersediaan air bersih. Dari kunjungan ini kami mencatat beberapa poin yang akan kami perjuangkan bersama rekan-rekan di DPRD,” ujarnya.

 

Ramsah menegaskan, pihaknya bersama Ketua Komisi II akan mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar dapat sampai dan diperhatikan pemerintah daerah.

 

“Kami akan menggenjot suara-suara masyarakat ini dan memastikan aspirasi mereka sampai kepada pemerintah daerah. Harapan kami, pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

 

Dalam kunjungan tersebut, pihak DPRD juga didampingi oleh perwakilan dari PLN yang menyatakan kesiapan mendukung upaya percepatan masuknya aliran listrik ke Kampung Tebol.

 

“Kami juga dibersamai teman-teman dari PLN. Mereka siap mendukung, namun memang ada beberapa proses dan tahapan yang harus dilalui. Kami selaku anggota DPRD akan terus mengawal hal ini agar masyarakat Kampung Tebol bisa merasakan aliran listrik dalam waktu dekat,” tutup Ramsah.

 

*versi kabarsebatik.com

Berita Lainnya