SEBATIK TIMUR – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, dalam upaya memperbaiki infrastruktur jalan yang tak kunjung mendapat penanganan. Pada Jumat, 17 April 2026, masyarakat bersama unsur Forkopimcam Sebatik Timur, termasuk TNI dan Polri, melaksanakan kerja bakti perbaikan dan penambalan lubang di Jalan Bhakti Husada.
Jalan tersebut merupakan salah satu akses vital bagi aktivitas masyarakat, khususnya para petani, serta menjadi jalur utama menuju fasilitas pendidikan dan Kantor Camat Sebatik Timur. Kondisi jalan yang rusak dan berlubang selama ini kerap dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan.
Kegiatan kerja bakti dimulai sejak pukul 07.30 WITA, dengan fokus perbaikan pada ruas jalan dari jembatan dekat kandang ayam hingga Kantor Camat Sebatik Timur. Warga tampak antusias berpartisipasi dengan membawa peralatan kerja seperti cangkul dan sekop guna mempercepat proses perbaikan.
Kepala Desa Sungai Nyamuk, Zulkifli, S.I.Kom., saat diwawancarai wartawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi infrastruktur yang ada di wilayahnya.
“Pelaksanaan kerja bakti ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang turut menyumbangkan alat berat dan armada angkutan,” ujarnya.
Dukungan tersebut di antaranya berupa bantuan alat berat seperti bomag dan excavator dari H. Momo, serta puluhan truk dari sejumlah donatur, yakni H. Momo (4 unit), H. Sodding (10 unit), Sinar Karya (1 unit), Kamal (1 unit), Tubang (4 unit), Jufri (1 unit), dan Budi (2 unit).
Selain itu, bantuan material batu sebanyak 30 rit juga disumbangkan oleh Budiman dari Tanjung Aru yang juga menjabat sebagai kepala desa setempat. Kolaborasi antara masyarakat dan para donatur ini diharapkan mampu mempercepat perbaikan jalan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang berlubang kerap menyebabkan kecelakaan, terutama bagi para pelajar. “Anak-anak sekolah dari As’adiyah sering jatuh saat berangkat maupun pulang sekolah karena jalan rusak,” ungkap salah seorang warga.
Melalui kerja bakti ini, masyarakat berharap adanya perhatian lebih serius dari pemerintah terkait agar perbaikan jalan dapat dilakukan secara permanen, sehingga aktivitas warga dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
*versi kabarsebatik.com




