Tagihan PDAM Membengkak, Andi Fajrul Syam Turun Langsung Bantu Warga Lansia di Nunukan Tengah

14 Desember 2025, 10:20 WIB

Nunukan Tengah – Pemerintah Kecamatan Nunukan bersama Kelurahan Nunukan Tengah menindaklanjuti langsung keluhan warga RT 16 terkait lonjakan tagihan air PDAM yang dialami seorang warga lanjut usia, Ibu Ester (75), pada Senin pagi.

 

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas aduan masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Camat Nunukan, Lurah Nunukan Tengah Nur Ainun, Ketua RT 16 Kori Tola Pasomba, serta perwakilan PDAM Nunukan yang diwakili oleh Rusdiansyah beserta jajaran.

 

Dari hasil peninjauan di lokasi, diketahui bahwa permasalahan utama lonjakan tagihan disebabkan oleh posisi meteran air PDAM yang berada cukup jauh dari rumah pelanggan. Kondisi tersebut menyulitkan pengawasan apabila terjadi kebocoran atau kerusakan pipa, sehingga mengakibatkan tunggakan pembayaran selama dua bulan.

 

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluhan masyarakat, khususnya warga lanjut usia, ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa pelayanan dasar seperti air bersih tidak boleh terhambat hanya karena kendala teknis di lapangan, jelasnya. Menurutnya, PDAM perlu meningkatkan pengawasan jaringan pipa dan meteran pelanggan agar kejadian serupa tidak kembali terulang, tambahnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa penyelesaian tunggakan dua bulan dilakukan secara langsung agar Ibu Ester dapat kembali menikmati layanan air bersih tanpa beban, ungkapnya. Ia berharap ke depan pelayanan PDAM semakin cepat, humanis, dan responsif terhadap aduan masyarakat, terutama bagi warga lanjut usia dan kurang mampu, pungkasnya.

 

Ibu Ester diketahui merupakan warga lanjut usia yang tinggal seorang diri dan sudah tidak lagi bekerja, sehingga kondisi tersebut cukup memberatkan baginya.

 

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Ketua Komisi II DPRD Nunukan turun langsung membantu menyelesaikan tunggakan pembayaran air PDAM selama dua bulan, sehingga layanan air bersih dapat kembali dinikmati oleh yang bersangkutan.

 

Dengan penyelesaian tersebut, keluhan warga RT 16 Kelurahan Nunukan Tengah dinyatakan telah selesai dan situasi kembali aman serta kondusif.

Berita Lainnya