NUNUKAN SELATAN — Momentum reses dimanfaatkan DPRD Kabupaten Nunukan sekaligus Ketua Komisi II, Andi Fajrulsyam, untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di Jl. Panamas RT 03–RT 04, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Rabu (03/12/2025).
“Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan strategis yang dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Reses ini menjadi forum resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sejumlah usulan disampaikan mencakup pembangunan infrastruktur, layanan dasar, pendidikan, pertanian, dan penguatan mitigasi bencana.
Prioritas Infrastruktur Jalan, Listrik, dan Penerangan
Salah satu sorotan utama warga Panamas adalah perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan, termasuk lanjutan pekerjaan aspal dari RT 03 menuju RT 04 hingga rumah Pak Asba serta semenisasi pada ruas jalan yang rusak.
“Perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendesak karena aktivitas warga sangat bergantung pada akses yang layak,” ujar Andi Fajrulsyam.
Warga juga meminta perbaikan akses menuju Gereja Maria Lasalette dan jalan menuju Posyandu, mengingat kedua sarana ini mendukung pelayanan ibadah dan kesehatan ibu-anak. Selain itu, masyarakat mengusulkan pembukaan dan peningkatan jalan usaha tani, pemasangan lampu jalan, serta lanjutan pembangunan jaringan listrik PLN yang belum tersambung optimal.
“Ketersediaan penerangan dan listrik stabil adalah hak masyarakat yang harus diperjuangkan,” tambahnya.
Mitigasi Banjir, Normalisasi Sungai, dan Layanan Air Bersih
Keluhan warga terkait banjir di RT 03 dan RT 04 turut menjadi perhatian. Masyarakat mengusulkan normalisasi sungai, pembangunan siring/tanggul penahan di titik rawan longsor, serta perluasan jaringan PDAM ke RT 02–04.
“Wilayah Panamas berada dekat dengan pusat pemerintahan. Pelayanan dasar seperti air bersih harus terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.
“Warga juga meminta pengadaan bak sampah untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan kebersihan.
Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan Dapat Sorotan
Pada sektor pendidikan dan sosial, warga Panamas mengusulkan pendirian PAUD untuk memperkuat layanan pendidikan usia dini. Pemerintah juga diminta melakukan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar penyaluran bantuan lebih akurat.
Usulan lainnya adalah bantuan renovasi Masjid Al-Hidayah yang kondisinya memprihatinkan serta dukungan fasilitas dan pembinaan untuk TK/TPA RT 03, yang saat ini hanya memiliki satu guru mengaji untuk sekitar 40 anak.
Kelompok Tani Ajukan Bantuan Alat Pertanian
Dari sektor pertanian, Kelompok Tani Mansapa mengajukan bantuan handtractor dan kultivator untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengolahan lahan.
“Sektor pertanian merupakan penopang ekonomi warga. Aspirasi ini tentu menjadi prioritas untuk diperjuangkan,” pungkas Andi Fajrulsyam.
Penguatan DAMKAR dan Keselamatan Warga
Perwakilan Pemadam Kebakaran Nunukan Selatan turut menyampaikan usulan, meliputi:
Pembangunan Pusat Pelatihan Damkar
Peremajaan alat dan armada yang sudah tidak layak
Pembangunan pos pemadam kebakaran di titik-titik strategis
Penyediaan hidran PDAM untuk menunjang respons darurat
Persoalan Tanah Kas Desa Mendesak Diselesaikan
Warga juga meminta pemerintah menyelesaikan status tanah kas Desa Mansapa yang belum jelas untuk mencegah potensi konflik dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Reses ini menunjukkan besarnya harapan masyarakat Panamas terhadap peningkatan pelayanan publik dan pembangunan wilayah. Seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pembahasan DPRD bersama pemerintah daerah dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan Kabupaten Nunukan.
“Semua aspirasi masyarakat kami catat, kami pilah, dan akan kami perjuangkan sesuai kebutuhan prioritas di lapangan,” tegas Andi Fajrulsyam.




