SEBATIK — Semangat kebersamaan dan sportivitas menggema di kawasan perbatasan dalam ajang Sebatik Fun Run 5K 2026 yang digelar di PLBN Sebatik, Minggu (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi simbol energi positif masyarakat tapal batas sekaligus mempertegas peran kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan Indonesia.
Mengusung tema “Berlari di Ujung Negeri, Menyatu dalam Spirit Tapal Batas Sebatik”, event ini diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai daerah seperti Palu, Malinau, Tanjung Selor, Nunukan, hingga Pulau Sebatik. Bahkan, pelari dari Sabah turut ambil bagian, menambah nuansa kebersamaan lintas negara dalam balutan olahraga.
Ajang lari ini mempertandingkan beberapa kategori, yakni pelajar, umum, dan veteran. Selain sebagai wadah kompetisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat persatuan masyarakat sekaligus mempromosikan potensi wilayah perbatasan agar semakin dikenal luas di tingkat nasional.
Koordinator acara, Kahar, menegaskan bahwa tema yang diangkat mencerminkan realitas sosial masyarakat di Pulau Sebatik yang terbagi dua negara namun tetap hidup dalam harmoni.
“Walaupun Sebatik terbagi dua negara, kita tetap dalam satu persatuan. Karena itu kami memasukkan simbol bendera Merah Putih dan bendera Malaysia sebagai makna bahwa meski berbeda negara, kita tetap rukun dan bersatu dalam satu pulau,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan frasa “ujung negeri” juga merepresentasikan posisi geografis Kalimantan Utara sebagai salah satu wilayah terdepan Indonesia di bagian utara.
Sementara itu, juara pertama kategori umum putra, Ibnu Sidik dari Kodam VI/Mulawarman Balikpapan, mengaku menjadikan ajang ini sebagai bagian dari persiapan menuju seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Nusa Tenggara Timur.
“Motivasi saya untuk event berikutnya akan menuju seleksi PON di NTT,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kualitas penyelenggaraan lomba, terutama dari sisi rute yang dinilai aman serta dukungan masyarakat yang sangat antusias.
“Rutenya sangat steril, bagus sekali, dan warga sangat mendukung,” katanya.
Meski demikian, ia memberikan sejumlah masukan untuk penyelenggaraan ke depan, di antaranya pengaturan kategori agar tidak digabung serta peningkatan kualitas hadiah.
“Mungkin standar kategori bisa dibenahi, jangan digabung antara veteran, umum, dan pelajar. Untuk event ini sangat bagus jika diadakan setiap tahun agar mempererat silaturahmi warga Indonesia dan Malaysia,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ketertarikannya untuk kembali berpartisipasi sangat besar selama kualitas penyelenggaraan tetap terjaga.
“Saya sangat tertarik, asalkan event seperti hari ini tetap bagus dan tertata rapi,” tambahnya.
Ke depan, ia berharap jumlah podium dapat diperbanyak serta nominal hadiah ditingkatkan untuk mendorong semangat para atlet.
“Harapan saya, podium ditambah kalau bisa sampai 10 besar, dan nominalnya juga ditingkatkan,” pungkasnya.
Sebatik Fun Run 5K 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menggerakkan sektor olahraga, tetapi juga memperkuat identitas kawasan perbatasan sebagai ruang kolaborasi, persatuan, dan promosi potensi daerah di kancah nasional hingga internasional.
*podding




