SEBATIK — Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari Dapil Sebatik, Ramsah, menegaskan bahwa penanganan banjir di wilayah Sebatik harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh mengalami penggeseran anggaran. Sikap tegas itu disampaikan menyusul viralnya video pernyataan dirinya yang beredar di masyarakat.(28/11).
“Persoalan banjir di Sebatik tidak ada tawar-menawar,” ujarnya menekankan pentingnya perhatian serius pemerintah terhadap persoalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi banjir yang kerap terjadi telah berdampak signifikan terhadap aktivitas dan kenyamanan warga.
Ramsah juga menyoroti adanya indikasi anggaran yang terlalu kecil dialokasikan untuk penanganan banjir. “Malam ini saya mau ada anggaran tergeser untuk mendanai saluran air mengarah ke laut, Persoalan banjir tidak boleh di tawar tawar lagi jelasnya dengan tegas. Menurutnya, setiap rupiah anggaran yang sudah direncanakan harus tetap diarahkan untuk menyelesaikan problem utama masyarakat.
Lebih jauh, ia menambahkan bahwa penanganan banjir bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat Sebatik. “Kita tidak boleh main-main dengan urusan keselamatan warga. Ini kebutuhan mendesak yang harus diselesaikan,” tambahnya menegaskan urgensi tersebut.
Ramsah berharap pemerintah daerah tetap konsisten dalam prioritas pembangunan, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas. “Kami hanya ingin memastikan bahwa hak masyarakat Sebatik tidak dipinggirkan,” ungkapnya.
Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh pihak untuk fokus pada solusi konkret. “Selama banjir masih menjadi ancaman, maka perjuangan ini harus terus kita suarakan,” pungkasnya.
Kabarsebatik.com




