NUNUKAN – PLT Camat Sebatik Utara, Zainal Abidinsyah, SE, mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Call Taker dan Responder Layanan Call Center 112 yang dilaksanakan secara Tatap muka yang lain daring sebagian kecamatan ikut perwakilan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan aparatur terhadap berbagai laporan kegawatdaruratan masyarakat.”Kamis(05/03).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Sirajuddin, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung optimalisasi layanan darurat 112.

Dalam sambutannya, Sirajuddin menyampaikan bahwa layanan Call Center 112 merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam merespons berbagai kondisi darurat yang terjadi di tengah masyarakat.
“Melalui Bimtek ini diharapkan para peserta, khususnya operator call taker dan responder, dapat memahami mekanisme kerja layanan 112 dengan baik, sehingga setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia yang didukung dengan sistem koordinasi yang baik menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan layanan darurat tersebut.
“Pemerintah daerah berharap layanan 112 benar-benar menjadi sarana respons cepat pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi keadaan darurat,” jelasnya.
Sementara itu, PLT Camat Sebatik Utara Zainal Abidinsyah mengatakan bahwa kegiatan Bimtek ini sangat penting dalam meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah daerah terkait mekanisme penerimaan laporan masyarakat serta pola koordinasi lintas instansi dalam penanganan berbagai kejadian darurat.
Menurutnya, keberadaan layanan Call Center 112 diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian darurat sehingga dapat segera ditangani oleh instansi yang berwenang.
“Kegiatan Bimtek ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan aparatur pemerintah daerah dalam merespon berbagai kejadian darurat yang dilaporkan masyarakat, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami secara komprehensif peran dan fungsi masing-masing dalam sistem layanan darurat, sehingga implementasi Call Center 112 dapat berjalan optimal dalam mendukung pelayanan publik yang responsif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
*Z/Ks




