SEBATIK UTARA – Pemerintah Kecamatan Sebatik Utara bersama Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik menyambut dan mendampingi kunjungan kerja Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) ke Pulau Sebatik, Senin (13/01/2026).
Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka fasilitasi penanganan dampak pasca penyelesaian batas negara wilayah darat di Pulau Sebatik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan bahwa proses penegasan batas negara berjalan seiring dengan perlindungan kepentingan sosial, ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Rombongan dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si., didampingi Asisten Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP Henry Erafat, S.T., MM. Turut hadir pula sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga terkait.
Adapun pejabat yang ikut dalam rombongan antara lain Arik Haryono selaku Direktur Penilaian DJKN Kementerian Keuangan, Jose Arif Lukito selaku Kepala Kanwil DJKN Kaltimtara, Rahmat Kurniawan sebagai Kasubdit Properti dan SDA Kemenkeu, serta Endang Sri Wahyuni selaku Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantah Nunukan.
Selain itu, hadir pula unsur TNI dan lembaga teknis lainnya, di antaranya Letkol Ctp. Budi Widodo selaku Kabagtasneg Subdit Binduktop Dittopad, serta Septian Dewi Cahyani sebagai Surveyor Pemetaan Muda dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Total rombongan yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 21 orang.
Plt. Camat Sebatik Utara dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat terhadap masyarakat perbatasan, khususnya di Pulau Sebatik. Ia menilai kunjungan ini sangat penting untuk memastikan berbagai persoalan yang muncul akibat penetapan batas negara dapat ditangani dengan baik.
“Berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan lahan, administrasi, maupun kehidupan sosial ekonomi masyarakat, perlu ditangani secara adil, bijaksana, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan demikian, setiap permasalahan yang ada dapat dicarikan solusi terbaik demi peningkatan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan.
Kegiatan kunjungan kerja berlangsung dalam suasana koordinatif dan konstruktif. Hasil dari pertemuan dan peninjauan lapangan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang menjadi dasar tindak lanjut kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna mendukung pembangunan dan ketahanan kawasan perbatasan Pulau Sebatik.




