NUNUKAN SELATAN – Hamparan Rumput yang tumbuh subur di wilayah dekat Simpang Kadir, RT 07, Kelurahan Nunukan Selatan, kini menjadi sorotan masyarakat dan pengguna jalan. Pasalnya, tanaman rumput tersebut telah menutupi bahu jalan hingga sekitar 3 sampai 4 meter dari badan jalan, sehingga mengganggu pandangan dan kenyamanan berkendara.Sabtu (03/26).
Kondisi ini dinilai cukup membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas. Bahu jalan yang seharusnya berfungsi sebagai ruang aman kini tertutup tanaman, membuat jarak pandang terbatas, khususnya di area persimpangan.
Warga setempat berharap rumput yang sudah subur tersebut dapat segera dipanen agar tidak semakin melebar ke badan jalan. Selain mengganggu pandangan, kondisi ini juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kalau dibiarkan terus, jangan-jangan pengendara motor dan mobil berpikir ini uji coba wisata sawah di badan jalan,” ujar salah seorang warga dengan nada bercanda namun sarat keprihatinan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan Dapil II, Andi Fajrul Syam, SH, menyatakan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut keselamatan masyarakat umum.
Ia menegaskan perlunya langkah cepat dan koordinasi lintas sektor, terutama antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak pemilik lahan. Menurutnya, aktivitas pertanian harus tetap berjalan, namun tidak boleh mengganggu fungsi jalan dan keselamatan pengguna.
“Ini harus segera ditindaklanjuti. Dinas terkait perlu turun ke lapangan untuk mencari solusi terbaik, agar petani tetap terbantu dan pengguna jalan juga merasa aman,” tegas Andi Fajrul Syam, SH.
Ia juga mengingatkan pentingnya penataan ruang dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan agar kejadian serupa tidak terus berulang. DPRD, kata dia, siap mendorong dan mengawal langkah pemerintah daerah demi keselamatan dan kepentingan masyarakat luas.
Masyarakat pun berharap adanya aksi nyata dalam waktu dekat, sehingga jalur tersebut kembali aman dan nyaman dilalui, sekaligus menjadi contoh sinergi antara sektor pertanian dan infrastruktur di Kabupaten Nunukan.
*Versi kabarsebatik.com




