Musrenbang Pulau Sebatik Infrastruktur Jadi Tema, Jalan Menuju Kantor Camat Masih Terabaikan

29 Januari 2026, 16:28 WIB

SEBATIK UTARA – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kewilayahan Pulau Sebatik, Kamis (29/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Sebatik Utara ini menjadi wadah strategis untuk menyerap serta menyelaraskan aspirasi pembangunan lintas kecamatan di wilayah perbatasan negara.

Musrenbang Kewilayahan Pulau Sebatik tahun ini mengusung tema “Pemerataan Infrastruktur Layanan Dasar dan Infrastruktur Ekonomi untuk Menunjang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.” Fokus utama pembahasan diarahkan pada pemerataan infrastruktur dasar serta penguatan infrastruktur ekonomi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan di Pulau Sebatik.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, para camat se-Pulau Sebatik, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Daerah Pemilihan (Dapil) Sebatik, H. Firman Latif dari Partai NasDem.

Dalam kesempatan itu, H. Firman Latif menegaskan komitmennya terhadap pembangunan Pulau Sebatik. Ia bahkan mengaku membatalkan agenda dinas luar daerah demi menghadiri Musrenbang Kewilayahan yang dinilai sangat penting dalam menentukan arah pembangunan wilayah perbatasan.

Camat Sebatik Timur saat memaparkan tentang jalan menuju kantor camat sebatik timur rusak parah

Sementara itu, Camat Sebatik Timur dalam pemaparannya menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat. Ia menegaskan bahwa Musrenbang kali ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan perencanaan pembangunan Tahun Anggaran 2027 serta penentuan skala prioritas antarwilayah di Pulau Sebatik.

“Kami sangat berharap kepada Bapak Kepala Dinas Pekerjaan Umum agar pengerjaan Jalan Bakti Husada benar-benar diprioritaskan tahun ini. Pasalnya, jalan ini merupakan akses utama menuju Kantor Camat Sebatik Timur,” ujar Camat Sebatik Timur, H. Andi Joni.

Ia menambahkan, Jalan Bakti Husada tidak hanya menjadi urat nadi menuju pusat administrasi kecamatan, tetapi juga merupakan akses utama bagi siswa dan guru menuju Sekolah As’adiyah. Kondisi jalan yang hingga kini belum tersentuh perbaikan dikhawatirkan akan terus menghambat mobilitas warga serta kelancaran aktivitas belajar mengajar.

“Jika tidak segera ditangani, dampaknya bukan hanya pada pelayanan pemerintahan, tetapi juga pada sektor pendidikan dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat dan perlu kita ketahui akses jalan menuju kantor camat Sebatik Timur merupakan Jalan Penghubung antara Sebatik Tengah dan Sebatik Barat ,”tegas H. Andi Joni

 

*Versi kabarsebatik.com

Berita Lainnya