Mengenal Lebih Dekat Plt Camat Sebatik Utara, Zainal Abidinsyah, S.E.: ASN Putra Daerah yang Tumbuh dari Proses Panjang Pengabdian

6 Februari 2026, 08:06 WIB

SEBATIK UTARA – Sosok Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sebatik Utara, Zainal Abidinsyah, S.E., dikenal sebagai figur aparatur sipil negara (ASN) yang matang dalam pengalaman dan kuat dalam nilai pengabdian. Lahir di Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada 7 Juni 1976, ia merupakan putra asli Kalimantan Utara berdarah Banjar yang tumbuh dan dibentuk langsung oleh dinamika birokrasi serta kehidupan sosial masyarakat perbatasan.

Di usia yang menginjak hampir 50 tahun, Zainal tidak hanya mengemban amanah sebagai Plt Camat Sebatik Utara, tetapi juga dipercaya sebagai Kepala UPTD Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) Sebatik pada Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan. Baginya, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab moral untuk hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat.

“Amanah itu bukan untuk dibanggakan, tapi untuk dikerjakan sebaik-baiknya. Selama masyarakat masih membutuhkan kehadiran pemerintah, maka kita wajib hadir,” ujarnya.

Ditempa oleh Pengalaman Lintas OPD

Karier birokrasi Zainal Abidinsyah tidak dibangun secara instan. Ia telah mengabdi di delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, mulai dari urusan ketenteraman dan perlindungan masyarakat, pemerintahan kecamatan, pengelolaan wilayah perbatasan, hingga sektor transportasi.

Pengalaman tersebut mencakup penugasan di Kantor Linmas dan Pemadam Kebakaran, Kesbangpol, Kantor Kecamatan Sebatik dan Sebatik Timur, Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Perbatasan Daerah, hingga kini di Kecamatan Sebatik Utara. Rekam jejak lintas sektor itu membentuk perspektif kepemimpinan yang komprehensif dan adaptif.“Setiap OPD memberi pelajaran berbeda. Pemerintahan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, semuanya harus saling terhubung,” tuturnya.

Kepemimpinan yang Hadir dan Membumi

Sebagai Plt Camat Sebatik Utara, Zainal dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tidak berjarak. Ia aktif turun ke lapangan, membangun komunikasi intensif dengan pemerintah desa, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.Pendekatan dialog dan musyawarah menjadi fondasi utama dalam menyikapi berbagai persoalan kewilayahan di daerah perbatasan.
“Masyarakat tidak selalu menuntut solusi instan. Yang paling penting, mereka ingin didengar dan ditemani mencari jalan keluar,” katanya.

Dalam kapasitasnya sebagai Kepala UPTD LLA Sebatik, ia juga menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keselamatan dan pelayanan transportasi, khususnya bagi masyarakat pesisir dan perbatasan yang sangat bergantung pada akses mobilitas.

Aktif di Organisasi Sosial dan Adat

Di luar tugas kedinasan, Zainal Abidinsyah, S.E. juga dikenal aktif dalam berbagai peran sosial dan adat. Ia dipercaya sebagai Ketua Dewan Adat Banjar (DAB) DPD Kabupaten Nunukan, Ketua Pasukan Merah Serdaduuq Adat Regant Tatau (PM-SART) DPD Kabupaten Nunukan, serta Koordinator Wilayah Pulau Sebatik Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Utara (KBBKU) Cabang Kabupaten Nunukan.
Keterlibatan tersebut mencerminkan komitmennya dalam merawat nilai kearifan lokal di tengah keberagaman masyarakat Nunukan.

PM-SART sebagai Penjaga Harmoni Sosial

Di bawah kepemimpinannya, PM-SART diposisikan sebagai organisasi adat yang persuasif dan konstruktif. Organisasi ini berperan sebagai mitra sosial yang menjunjung tinggi etika adat, disiplin, serta penghormatan terhadap hukum dan aturan negara.
Melalui dialog dan musyawarah, PM-SART turut membantu menjaga kondusivitas wilayah, meredam potensi konflik sosial, serta memperkuat solidaritas masyarakat lintas latar belakang.
“Organisasi adat harus menjadi penyejuk, bukan pemicu. Tugas kita adalah merawat persatuan dan membantu masyarakat menyelesaikan persoalan secara bijak,” tegasnya.

Mengabdi dengan Belajar dari Masyarakat

Bagi Zainal, masyarakat bukan sekadar objek pelayanan, melainkan mitra strategis dan sumber pembelajaran utama dalam perumusan kebijakan.
“Saya banyak belajar dari masyarakat. Mereka paling tahu kondisi lapangan. Tugas pemerintah adalah menyambungkan itu dengan kebijakan,” ungkapnya.
Pendekatan tersebut menjadikannya sosok ASN yang komunikatif, terbuka terhadap masukan, dan mampu membangun kepercayaan publik.

Penutup

Dengan latar belakang sebagai putra asli Kalimantan Utara, pengalaman birokrasi lintas OPD, serta keterlibatan aktif dalam organisasi sosial dan adat, Zainal Abidinsyah, S.E. menjalankan amanah sebagai Plt Camat Sebatik Utara dengan semangat pengabdian dan tanggung jawab.
“Selama masih diberi kepercayaan, saya akan berusaha bekerja jujur dan sebaik mungkin untuk masyarakat.

 

*Z/p

 

Berita Lainnya