NUNUKAN — Menindaklanjuti keluhan warga yang masuk pada Sabtu (22/11) pukul 22.13 WITA, Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan bergerak cepat dengan melakukan peninjauan lapangan pada Minggu pagi (23/11/2025) di Perumahan KPR Bumi Nunukan Raya RT 05, Kampung Jawa, Kelurahan Nunukan Tengah.
“Kunjungan ini dilakukan untuk mendengarkan langsung keluhan warga terkait pelayanan listrik serta pasokan air PDAM yang hingga kini belum berfungsi secara optimal.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan menjelaskan bahwa Perumahan KPR Bumi Nunukan Raya dibangun oleh PT Sido Bangun Karya, sehingga fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih mestinya telah terpenuhi sejak penyerahan unit kepada warga. Namun hasil peninjauan menemukan persoalan serius, terutama terkait layanan PDAM yang belum terealisasi meskipun warga telah menunggu hampir tiga tahun.
“Warga sudah terlalu lama menunggu kepastian air bersih. Ini kebutuhan dasar dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Komisi II akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan empat pihak terkait, yakni perwakilan warga, PT Sido Bangun Karya, PDAM, dan PLN. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh masalah dapat dibahas secara terbuka dan dituntaskan.
RDP direncanakan digelar dalam waktu dekat guna mencari solusi yang adil serta memastikan hak-hak dasar warga dipenuhi sebagaimana mestinya.
“Tujuan kami jelas: memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan layak, dan pihak terkait menjalankan tanggung jawabnya tanpa ditunda-tunda,” jelasnya.
*Redaksi :kabarsebatik.com




