Nunukan – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH, mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi praktik judi online yang saat ini semakin marak dan meresahkan.
Menurutnya, judi online telah membawa dampak negatif yang sangat besar bagi masyarakat
Tidak sedikit warga yang mengalami kerugian ekonomi, tekanan psikologis, hingga rusaknya keharmonisan rumah tangga akibat terjerat praktik tersebut.Minggu(25/01).
Andi Fajrul Syam saat ditemui wartawan ia mengatakan bahwa banyak korban judi online berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pekerja, pelajar, hingga ibu rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa bahaya judi online dapat menimpa siapa saja tanpa pandang usia dan status sosial
Ia menegaskan bahwa judi online bukanlah solusi untuk memperbaiki kondisi ekonomi. Sebaliknya, praktik tersebut justru menjerumuskan pelakunya ke dalam masalah yang lebih besar dan berkepanjangan.
“Judi online ini sangat berbahaya dan sudah banyak masyarakat yang menjadi korban. Karena itu saya mengajak kita semua, bapak dan ibu, untuk menjauhi judi online,” ujar Andi Fajrul Syam.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran judi online di lingkungan masing-masing dengan cara saling mengingatkan dan memberikan edukasi.
Peran keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda dinilai sangat penting dalam membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan instan dari judi online.
Ia juga berharap pemerintah daerah dan aparat terkait terus meningkatkan pengawasan serta melakukan sosialisasi secara berkelanjutan mengenai bahaya judi online.
Dengan adanya kerja sama dan kepedulian bersama, Andi Fajrul Syam optimistis masyarakat Kabupaten Nunukan dapat terhindar dari dampak negatif judi online dan mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera.
*Versi kabarsenatik.com




