NUNUKAN – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, S.H., menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Utara. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya langkah-langkah strategis yang perlu dipersiapkan melalui penganggaran tahun 2026, terutama terkait pengawasan ruang laut dan peningkatan kualitas budidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan, jelasnya.Selasa”(18/11).
Pada kesempatan itu, Andi Fajrul Syam, S.H. meminta Pemerintah Provinsi Kaltara untuk mengalokasikan anggaran operasional UPTD Pengawasan Perikanan pada APBD Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa tanpa dukungan anggaran, kegiatan patroli dan pengawasan akan sulit dilakukan, sehingga potensi pencurian rumput laut maupun aktivitas ilegal di laut dapat meningkat. “Pengawasan laut tidak boleh berhenti, karena ini menyangkut keamanan ekonomi masyarakat pesisir,” ungkapnya.
Selain pengawasan, ia juga mendorong Pemerintah Provinsi agar menjadikan pembangunan Laboratorium Budidaya Rumput Laut di Nunukan sebagai program prioritas tahun 2026. Menurutnya, keberadaan laboratorium sangat mendesak untuk menjadi pusat analisis kualitas bibit, penyebab lumut, penyakit, hingga berbagai faktor teknis lain yang mempengaruhi hasil panen. Fasilitas ini dinilai penting sebagai dasar ilmiah penyusunan kebijakan pembinaan budidaya rumput laut di masa mendatang, tambahnya.
Dalam FGD tersebut, Andi Fajrul Syam, S.H. juga menekankan perlunya pembaruan zonasi budidaya rumput laut agar tidak tumpang tindih dengan jalur nelayan tangkap maupun alur pelayaran. Ia meminta agar penataan zonasi dilakukan berdasarkan data lapangan, kondisi faktual, dan kebutuhan masyarakat pesisir. Ia turut mengusulkan pengkajian ulang terhadap lokasi-lokasi pembudidaya yang berada di luar zona, apakah memungkinkan dimasukkan ke dalam zonasi budidaya 2026 tanpa mengganggu aktivitas pelayaran maupun nelayan.
Di akhir pertemuan, Andi Fajrul Syam, S.H. memastikan bahwa DPRD Kabupaten Nunukan berkomitmen mengawal seluruh usulan tersebut hingga tahap perencanaan dan penganggaran tahun 2026. Ia menegaskan bahwa penguatan sektor perikanan merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, pungkasnya.
*Editan : kabarsebatik.com




