Ketua Komisi I DPRD Nunukan Jadi Korban Pencurian di Kapal Laut, Pelaku Diamankan di Samarinda

9 April 2026, 12:40 WIB

Nunukan – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan menjadi korban pencurian saat melakukan perjalanan laut dari Parepare menuju Samarinda. Peristiwa tersebut terjadi di atas kapal penumpang KM Prince Soya pada perjalanan lintas Sulawesi–Kalimantan.Kamis(09/4).

 

Menurut keterangan korban, ia memilih menggunakan kapal laut dari Parepare menuju Samarinda lantaran harga tiket pesawat yang tinggi serta sulitnya mendapatkan akses perjalanan dari Balikpapan ke Tarakan untuk kembali ke Nunukan.

pelaku pencurian di KM prince Soya

 

“Saya naik kapal KM prince Soya dari Parepare ke Samarinda karena tiket pesawat mahal dan sulit didapat. Saat naik kapal, sandal saya dilepas di depan pintu karena penumpang tidak diperbolehkan memakainya ke dalam,” ujarnya.

 

Namun, pada tengah malam hingga menjelang subuh, korban menyadari bahwa sandal miliknya telah hilang dari tempat semula. Padahal, sandal tersebut memiliki nilai emosional karena merupakan pemberian dari sang adik, selain juga memiliki harga yang cukup mahal, yakni lebih dari satu juta rupiah.

 

Merasa dirugikan, korban kemudian berupaya mencari keberadaan sandalnya dengan berkeliling kapal. Ia bahkan memantau penumpang yang turun saat kapal bersandar di Samarinda.

 

“Saya sempat naik ke lantai tiga untuk memantau orang yang turun. Dari kejauhan saya melihat seseorang berambut gondrong memakai celana pendek. Saya langsung curiga dan mengejar,” jelasnya.

 

Saat dikonfirmasi, pria tersebut mengakui bahwa sandal tersebut diambil dan digunakan tanpa izin. Korban kemudian segera mengamankan pelaku dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian setempat di pelabuhan Samarinda.

 

Kasus tersebut kini ditangani oleh Polsek Pelabuhan Samarinda. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku tidak hanya mencuri sandal milik korban, tetapi juga diduga mengambil barang lain seperti telepon genggam dan sejumlah benda milik penumpang lainnya yang masih dalam proses pendataan.

 

Menariknya, meski telah pensiun lebih dari enam tahun dari institusi kepolisian, korban masih menunjukkan naluri dan ketegasan sebagai aparat penegak hukum. Dengan sigap, ia berhasil mengidentifikasi, mengejar, hingga mengamankan terduga pelaku pencurian barang berharga di atas kapal sebelum diserahkan kepada pihak berwajib.

 

Pelaku saat ini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau para penumpang kapal untuk tetap waspada terhadap barang bawaan selama perjalanan, terutama di area umum kapal.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keamanan dan kewaspadaan di moda transportasi laut, khususnya bagi penumpang yang melakukan perjalanan jarak jauh antar pulau.

 

versi kabarsebatik.com

Berita Lainnya