NUNUKAN — Usai Rapat Paripurna pada Senin (24/11/2025), Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan kembali melanjutkan pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dinas Kesehatan Tahun 2026. Proses ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Andi Fajrul Syam, SH.
Pembahasan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa alokasi anggaran kesehatan dapat tepat sasaran, terutama bagi wilayah Dapil II yang hingga kini masih membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, perbaikan sarana prasarana puskesmas, serta pemenuhan kebutuhan layanan di wilayah pesisir dan perbatasan. “Pembahasan ini kami lakukan agar anggaran 2026 benar-benar menyentuh kebutuhan kesehatan masyarakat yang masih mendesak,” ujarnya.
Andi Fajrul Syam menegaskan bahwa setiap program dan kegiatan yang diusulkan oleh Dinas Kesehatan wajib berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. “Kami tidak ingin ada kegiatan yang hanya bersifat formalitas. Semua harus jelas manfaatnya dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Komisi II akan melakukan verifikasi dengan cermat dan objektif agar anggaran yang disetujui tepat sesuai prioritas lapangan. “Setiap rupiah anggaran kesehatan harus digunakan secara efektif dan memberikan dampak nyata,” tambahnya.
Sebagai penutup, Saat di temui wartawan Ketua Komisi II ini berharap proses pembahasan bisa selesai dengan baik dan memberikan hasil maksimal. “Kami akan terus mengawal agar anggaran kesehatan 2026 benar-benar berpihak pada masyarakat dan meningkatkan layanan kesehatan di Nunukan,” pungkasnya.
Editan : arif




