Dishub Nunukan Perkuat Koordinasi dan Kesiapan Teknis Angkutan Speedboat Lebaran 1447 H

18 Februari 2026, 18:42 WIB

NUNUKAN – Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan memperkuat kesiapan operasional angkutan penyeberangan melalui rapat koordinasi persiapan angkutan speedboat reguler dalam rangka menghadapi masa Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kelancaran mobilisasi masyarakat pengguna transportasi laut dan sungai dengan mengedepankan aspek keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan pelayanan.

 

Rapat yang digelar pada Kamis pukul 09.00 WITA di lantai II ruang rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, H. Abdul Munir, ST, M.AP. Kegiatan dihadiri Danyon Satgas Pamtas Yonkav 13/SL, perwakilan KSOP Nunukan, personel Polres Nunukan, Kepala UPT LLA Sebatik Dinas Perhubungan Zainal Abidinsyah, SE, Kepala UPT Sebuku Dinas Perhubungan, personel Lanal Nunukan, agen perusahaan jasa pelayaran, pihak asuransi, serta seluruh kepala pos pelabuhan dermaga Dinas Perhubungan.

 

Dalam forum tersebut dibahas sejumlah aspek teknis operasional yang menjadi fokus utama selama periode angkutan Lebaran. Di antaranya evaluasi jadwal keberangkatan dan kedatangan armada speedboat agar selaras dengan pola pergerakan penumpang, penyesuaian kapasitas layanan pada jam sibuk, serta skema antrean untuk mencegah kepadatan di dermaga.

 

Penguatan keselamatan pelayaran menjadi perhatian penting melalui pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kapal (ramcek) secara berkala. Pemeriksaan mencakup kondisi mesin, kelengkapan alat keselamatan seperti jaket pelampung, alat komunikasi, sistem navigasi, serta kepatuhan terhadap kapasitas muatan. Selain itu, dilakukan penegasan prosedur naik-turun penumpang, pengaturan zona tunggu, dan pengawasan operasional lapangan guna memastikan arus penumpang berjalan tertib.

 

UPT LLA Sebatik juga menyiapkan pola pengawasan terpadu di wilayah kerja dermaga yang meliputi Dermaga Bambangan, Pelabuhan Penyeberangan Feri Liang Bunyu, Dermaga Binalawan, Dermaga Lalesalo, dan Pelabuhan Sei Nyamuk. Penguatan personel lapangan, koordinasi lintas instansi, serta kesiapsiagaan respons cepat menjadi bagian dari strategi pengendalian operasional selama masa puncak arus mudik dan balik.

 

Dalam arahannya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan menegaskan bahwa kesiapan teknis harus berjalan seiring dengan koordinasi antarlembaga.

 

“Kami menegaskan seluruh layanan angkutan penyeberangan selama masa Lebaran harus berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Sinergi antarinstansi wajib diperkuat, pemeriksaan armada dilaksanakan secara disiplin, serta pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas H. Abdul Munir, ST, M.AP selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan.

 

Sementara itu, Kepala UPT Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) Sebatik Dinas Perhubungan yang juga menjabat sebagai Plt Camat Sebatik Utara menegaskan kesiapan teknis di lapangan.

 

“UPT LLA Sebatik memastikan pengawasan operasional dilakukan secara intensif, pengaturan arus penumpang diperketat, dan koordinasi keselamatan pelayaran berjalan optimal. Upaya ini bertujuan memberikan jaminan keamanan serta kenyamanan bagi masyarakat selama periode angkutan Lebaran,” ujar Zainal Abidinsyah, SE.

 

Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan menegaskan komitmen untuk menghadirkan pelayanan transportasi penyeberangan yang profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan, sehingga mobilisasi masyarakat selama perayaan Idulfitri dapat berlangsung lancar dan terkendali.

 

*Z/ks

Berita Lainnya