SEBATIK TIMUR – Yayasan Islam Indonesia Pulau Sebatik (YIIPS) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (17/9/2026) malam, di lingkungan YIIPS, Kecamatan Sebatik Timur. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, meskipun hujan turun saat acara berlangsung.Kamis(17/09).
Peringatan tersebut dihadiri Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah, S.E., Syech Husen Al-Bayyomi selaku penceramah, Pimpinan Ponpes Alkhairaat Sebatik Mukhlis Latasi, Lc., M.A., Ketua Yayasan YIIPS H.Rustan Jaya, Sekretaris Umum Yayasan Taslim, S.Pd.I., Kepala MTs YIIPS Syamsu Alam, Kepala MA YIIPS Kamaruddin, S.Pd.I., Kepala KUA Kecamatan Se-Pulau Sebatik, Kepala UPT PPDM Sebatik, Kapolsek Sebatik TimurYang diwakili Kanitbinmas polsek sebatik Timur, unsur Satgas Pamtas RI–Malaysia, Satgasmar Pam Puter XXXI Sebatik, Kepala Desa Bukit Aru Indah Padaidi, serta para guru, wali kelas, orang tua/wali murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh siswa-siswi YIIPS.
Dalam sambutannya, Camat Sebatik Timur mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap pembinaan generasi muda.
Zainal menekankan, pendidikan dan pembinaan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua dan lingkungan masyarakat.
«“Pengawasan dan pembinaan anak jangan hanya diserahkan kepada guru di sekolah. Ini tanggung jawab kita bersama. Orang tua, guru dan lingkungan masyarakat harus saling mendukung dalam memberikan pengawasan dan pembinaan kepada anak-anak kita,” ujarnya.»
Menurutnya, sinergi antara sekolah, keluarga dan lingkungan menjadi penting agar anak-anak tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga tumbuh dengan akhlak, karakter dan tanggung jawab.
Pada kesempatan tersebut, Camat juga menyampaikan sejumlah bentuk perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan kepada masyarakat, di antaranya bantuan baju gratis serta alat dan mesin pertanian (alsintan).
Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
«“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan mendukung program pemerintah agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.»
Sementara itu, Ketua Yayasan YIIPS H.Rustan Jaya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata.
“Maulid ini bukan semata-mata kegiatan seremonial, tetapi bagaimana nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat kita maknai dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Rustan jaya
Dalam tausiyahnya, Syech Husen Al-Bayyomi mengaku bahagia dapat hadir dan melihat secara langsung suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Sebatik.
Ia menyebut suasana perayaan Maulid yang ditemuinya di Sebatik memberikan pengalaman berbeda dibandingkan perayaan Maulid yang biasa ia saksikan di Mesir.
Turunnya hujan saat kegiatan berlangsung, menurut Syech, hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bersyukur dan bergembira dalam memperingati kelahiran Rasulullah SAW.
«“Kita harus bahagia. Hujan adalah rahmat dari Allah SWT. Mari kita bersyukur dan bersama-sama bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW,” ajaknya.»
Syech Husen Al-Bayyomi yang tidak fasih berbahasa Indonesia menyampaikan tausiyahnya dengan bantuan Mukhlis Latasi, Lc., M.A. sebagai penerjemah, sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh seluruh jamaah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan dan karakter generasi muda di Pulau Sebatik.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar YIIPS diharapkan dapat terus menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.(Adv)Z.




