Upacara HUT ke-81 RI di Perairan Ambalat Sebatik Teguhkan Kedaulatan

18 Agustus 2026, 08:33 WIB

SEBATIK, — Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Perairan Ambalat, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (17/8/2026). Upacara digelar di atas KRI Nala-363 sebagai simbol kehadiran negara di wilayah perbatasan.

 

Upacara dipimpin Komandan Guspurla Koarmada II Laksma TNI Endra Hartono, S.H., M.Han. Pelaksanaan upacara di wilayah perairan perbatasan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Sejumlah pejabat dan unsur terkait hadir, di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan Juni Mardiansyah, A.P., Danlanal Nunukan Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi, S.E., M.Tr.Opsla, Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Adrian Soetrisno, A.Md.Im., S.H., M.Si., serta Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana, S.I.P., M.I.P.

 

Turut hadir jajaran Pejabat Utama Polres Nunukan, Pengurus Baznas Kabupaten Nunukan, Danposal Sei Nyamuk, Danposal Sei Pancang, serta Dansatgas Marinir Pam Puter XXX Sebatik Kapten Marinir Ahmad Rizwan, S.Tr.Han. Dari unsur Forkopimcam Sebatik hadir Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah, S.E., Kapolsek Sebatik Timur Iptu Didik Triastoro, S.H., M.H., dan Danramil 0911-02/Sebatik Kapten Inf. Eko Darianto.

 

Dalam amanatnya, Laksma TNI Endra Hartono menegaskan wilayah perbatasan memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Perairan Ambalat menjadi pengingat bahwa menjaga kedaulatan negara merupakan tanggung jawab bersama.

 

Ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menciptakan wilayah perbatasan yang aman, tertib dan kondusif.

 

Laksma TNI Endra Hartono juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap wilayah perairan Sebatik untuk mencegah berbagai praktik ilegal. Masyarakat yang beraktivitas di laut diminta menaati peraturan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

 

Selain menjaga keamanan wilayah, masyarakat juga diimbau bijak menggunakan media sosial. Setiap informasi yang diterima perlu diverifikasi terlebih dahulu agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau informasi yang belum jelas kebenarannya.

 

Sementara itu, Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah, S.E., mengapresiasi pelaksanaan upacara di Perairan Ambalat. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol nasionalisme dan bentuk nyata kecintaan masyarakat perbatasan terhadap NKRI.

 

“Dari wilayah perbatasan, kita menegaskan bahwa Sebatik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia,” ujar Zainal. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, persatuan dan kerukunan serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.

 

Pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di atas KRI Nala-363 menjadi momentum memperkuat nasionalisme sekaligus mempertegas kehadiran negara di wilayah perbatasan. Dari Perairan Ambalat Sebatik, semangat kemerdekaan kembali diteguhkan melalui komitmen bersama menjaga kedaulatan, keamanan, persatuan dan membangun kawasan perbatasan yang aman serta sejahtera.(editan PD,Z)

Berita Lainnya