MAKASSAR — Dari wilayah perbatasan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Zainal Abidinsyah, S.E., menempuh perjalanan panjang menuju Makassar untuk mengikuti rangkaian yudisium dan wisuda Program Magister Manajemen Universitas Fajar (UNIFA) Makassar.Minggu(04/10).
Zainal Abidinsyah merupakan salah satu dari puluhan mahasiswa yang menempuh pendidikan Program Magister Manajemen di UNIFA. Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Camat Sebatik Timur, ia tetap berkomitmen menyelesaikan pendidikan magister.
Perjalanan menuju Makassar dimulai pada Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 13.30 WITA dari Pulau Sebatik, bersama istri dan anak.
Dari Sebatik, perjalanan ditempuh melalui jalur darat sekitar 45 menit, kemudian dilanjutkan dengan speedboat sekitar 30 menit hingga tiba di Pelabuhan Nunukan. Setibanya di Nunukan, perjalanan kembali dilanjutkan setelah menunggu sekitar lima jam, sebelum akhirnya menaiki kapal Pelni KM Bukit Siguntang menuju Makassar.
Perjalanan tersebut menjadi bagian dari cerita tersendiri dalam menyelesaikan pendidikan, sekaligus memperlihatkan bahwa jarak dan kesibukan pekerjaan bukan penghalang untuk terus menambah ilmu.
Selama menempuh pendidikan di UNIFA, fleksibilitas proses perkuliahan menjadi salah satu hal yang membantu Zainal membagi waktu antara kewajiban akademik dan tugas pemerintahan.
Hasilnya, Zainal berhasil menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen dengan IPK 3,93. Tesisnya berbobot 6 SKS dengan IP 4,00, berjudul “Analisis Kualitas Pelayanan Publik di UPT Lalu Lintas dan Angkutan Sebatik Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan”, dengan lokasi penelitian di Pelabuhan Feri Liang Bunyu.
Rangkaian akhir perjalanan akademiknya dijadwalkan berlangsung di Makassar. Yudisium dilaksanakan pada 6 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda pada 8 Oktober 2026.
Setelah menyelesaikan yudisium dan wisuda tersebut, Zainal Abidinsyah akan resmi menyandang gelar Magister Manajemen (M.M.), melengkapi gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) yang telah dimilikinya.
Kesan dan Pesan untuk UNIFA
Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika UNIFA yang telah mendampingi proses pendidikannya.
“Selama kuliah di UNIFA, saya mendapatkan banyak ilmu, pengalaman dan wawasan baru. Saya mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan seluruh civitas akademika UNIFA yang telah memberikan bimbingan dan pelayanan selama proses pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap UNIFA terus berkembang dan memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat, khususnya para profesional dan ASN di daerah, untuk melanjutkan pendidikan.
Zainal juga mengajak para ASN di Kalimantan Utara untuk menjadikan pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas diri.
“Jangan pernah berhenti belajar. Bagi ASN, menambah ilmu dan meningkatkan kompetensi merupakan investasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kalau ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Perjalanan dari Pulau Sebatik bersama keluarga, menyeberangi laut menuju Nunukan, kemudian melanjutkan perjalanan panjang dengan KM Bukit Siguntang menuju Makassar, akhirnya membawa Zainal pada tahapan akhir pendidikan magisternya.(Z/p).




