SOSIALISASI FKDM TINGKATKAN PEMAHAMAN GENERASI MUDA TENTANG KEWASPADAAN DINI DAN PENCEGAHAN PAHAM RADIKALISME

20 Juni 2026, 11:10 WIB

SEBATIK TIMUR – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan sosialisasi yang menyasar kalangan pelajar dari Kecamatan Sebatik Timur dan Sebatik Barat, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya kewaspadaan dini, menjaga persatuan, serta mencegah berkembangnya paham radikalisme di lingkungan masyarakat.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Menurutnya, kewaspadaan dini harus ditanamkan sejak usia sekolah agar para pelajar memiliki kemampuan mengenali berbagai potensi ancaman sosial yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat.

 

“Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Para pelajar harus menjadi generasi yang disiplin, bijak menggunakan media sosial, menjauhi pengaruh negatif, serta terus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan,” ujar Zainal Abidinsyah.

 

Sosialisasi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan Hasan Basri, S.I.P., Ketua FKDM Kabupaten Nunukan HR Gustin Affandi, S.Sos., M.M., serta Ipda Tantan selaku Padal Bagian Pencegahan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri Wilayah Kalimantan Utara. Turut hadir Wakapolsek Sebatik Timur Ipda Misni bersama unsur Forkopimcam dan tamu undangan lainnya.

 

Dalam paparannya, Hasan Basri menjelaskan bahwa FKDM merupakan wadah strategis yang berfungsi mendukung deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan sosial yang dapat berkembang di masyarakat. Ia menilai keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

 

Sementara itu, Ketua FKDM Kabupaten Nunukan, HR Gustin Affandi, menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial serta meningkatkan kepekaan terhadap berbagai perkembangan yang terjadi di lingkungan sekitar. Menurutnya, sikap peduli dan saling mengingatkan menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat.

 

Pada sesi berikutnya, Ipda Tantan memberikan materi mengenai pencegahan paham radikalisme, penguatan wawasan kebangsaan, serta pentingnya menyaring informasi sebelum disebarluaskan melalui media sosial. Ia mengingatkan para peserta agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain mendengarkan materi, mereka juga aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab dengan para narasumber. Interaksi tersebut menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keamanan di lingkungan masing-masing.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar dari Sebatik Timur dan Sebatik Barat mampu menjadi generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kewaspadaan dini, menjunjung tinggi nilai persatuan, serta menjadi pelopor dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat di wilayah perbatasan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. (adv).

Berita Lainnya