Satu Dekade BAZNAS Nunukan: Sinergi Zakat untuk Umat di Ujung Negeri

18 Mei 2025, 20:26 WIB

Sebatik Timur – Memasuki usia ke-10, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya sebagai penggerak utama kesejahteraan umat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Melalui acara Halal Bihalal bersama Sahabat BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Nunukan, serta para penggiat zakat, peringatan satu dekade ini digelar di Gedung BPU Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Sabtu (17/5).

Mengusung tema “Satu Dekade BAZNAS Kabupaten Nunukan: Berhikmat Mewujudkan Kesejahteraan Umat”, acara ini menjadi ajang refleksi sekaligus konsolidasi kekuatan zakat dalam menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat perbatasan.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Camat se-wilayah Sebatik, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Hamsing, S.Pi dan Ramsah, Kepala KUA se-Kabupaten Nunukan, Wakapolsek Sebatik Timur, Danramil Sebatik, Kepala Desa se-Kecamatan Sebatik Timur, serta perwakilan tokoh masyarakat dari wilayah empat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Nunukan, H. Zahri Fadli, dalam sambutannya mengapresiasi kinerja UPZ dan relawan yang selama ini menjadi ujung tombak program zakat di lapangan. Menurutnya, kontribusi nyata dari UPZ, khususnya di wilayah Pulau Sebatik, sangat membantu dalam penyaluran zakat secara tepat sasaran.

“Mereka tidak hanya mengumpulkan, tapi juga mendistribusikan zakat langsung ke wilayah masing-masing. Ini membuktikan betapa strategisnya peran UPZ dalam menjangkau mustahik,” ujar H. Zahri Fadli.

Ia juga menegaskan lima program nasional BAZNAS yang telah dijalankan di Kabupaten Nunukan, yaitu:

1. BAZNAS Sehat – layanan kesehatan untuk mustahik,

2. BAZNAS Cerdas – bantuan pendidikan,

3. BAZNAS Tanggap Bencana,

4. BAZNAS Sejahtera – pemberdayaan ekonomi umat,

5. BAZNAS Peduli – untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Menghadapi tantangan geografis Nunukan yang terdiri dari wilayah kepulauan dan daerah terpencil, BAZNAS berupaya terus memperluas jangkauan dengan membentuk unit-unit baru berbasis komunitas.

“Harapan kami, siapapun pemimpin BAZNAS ke depan bisa menjaga sinergi yang telah terbangun bersama pemerintah, masyarakat, dan UPZ. Tanpa kolaborasi ini, BAZNAS tidak akan bisa optimal,” imbuh H. Zahri, yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 2025 ini.

Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Hamsing, S.Pi, turut memberikan apresiasi. Ia menilai kiprah BAZNAS sangat terasa, terutama dalam membantu masyarakat yang sedang dalam kondisi sulit secara ekonomi maupun kesehatan.

“Kami berharap program-program BAZNAS ke depan bisa menjangkau lebih luas dan membantu lebih banyak orang yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Selain sebagai momen peringatan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar pemangku kepentingan zakat di Kabupaten Nunukan, memperkuat tekad untuk terus menghadirkan manfaat zakat hingga ke pelosok ujung negeri.

Berita Lainnya