SEBATIK – Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan gratis sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nunukan menggelar khitanan massal di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Sabtu pagi, 12 Juli 2025.
Kegiatan sosial ini berlangsung serentak di tiga titik di Pulau Sebatik, yakni Pos Satgas Pamtas untuk wilayah Sebatik Induk dan Sebatik Timur,Masjid Al-Aqsha Haji Kuning untuk wilayah Sebatik Utara dan Sebatik Tengah,Puskesmas Sebatik Barat.
Puluhan anak dari berbagai desa di sekitar perbatasan mengikuti kegiatan ini. Selain layanan sunatan gratis, peserta juga mendapatkan bingkisan serta penyuluhan tentang kesehatan gigi. Kegiatan ini turut didukung oleh Puskesmas Sungai Nyamuk, tim kesehatan Satgas Pamtas, serta tim kesehatan dari Lanal Nunukan,Upz Sakti.
Komandan Pos Satgas Pamtas Tanjung Aru, Letda Armed Fahreza Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan serta sinergi positif antara militer dan lembaga keagamaan.
“Kami ingin hadir tidak hanya menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga membawa manfaat langsung kepada masyarakat. Atas nama Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, kami memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Nunukan atas kerja samanya,” ujarnya.
Kepala BAZNAS Kabupaten Nunukan, Ust. H. Zahri Fadli, S.Pd.I., M.Pd.I., juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami dari BAZNAS Kabupaten Nunukan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh kegiatan khitanan massal hari ini. Ini semua adalah hasil pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang kami salurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Zahri juga menyebut bahwa kegiatan ini menargetkan 150 peserta. Namun, antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga di beberapa titik jumlah peserta melebihi target awal.
Masyarakat menyambut positif kegiatan ini dan berharap khitanan massal dapat dilaksanakan secara rutin untuk menjangkau lebih banyak warga, terutama di daerah terpencil dan keluarga kurang mampu.
*Arifuddin




