Kabarsebatik.Com – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari Dapil III Sebatik, Ramsah, menyayangkan lambat pemerintah daerah dalam menangani permasalahan banjir yang kembali melanda kawasan pusat kota Sebatik.
Menurut Ramsah, persoalan ini sebenarnya sudah lama disampaikan kepada pemerintah daerah. Bahkan, saya telah bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk meminta agar segera dibuat saluran air yang mengarah ke laut sebagai solusi utama mengatasi genangan yang kerap terjadi setiap musim hujan,begitu juga di rapat rapat strategis melalui Banggar Dprd .

“Kami sudah sampaikan berkali-kali, bahkan sudah kami temui langsung Kepala PU agar pemerintah daerah benar-benar serius memperhatikan kondisi banjir di Sebatik. Tapi hingga kini belum ada progres yang terlihat,” ujar Ramsah dengan nada kecewa, Rabu (12/11/2025).

Hingga memasuki bulan November ini, lanjut Ramzah, belum ada tanda-tanda dimulainya pembangunan saluran pembuangan air menuju laut sebagaimana yang diusulkan masyarakat melalui DPRD sebagai wakil rakyat. Akibatnya, banjir kembali melanda wilayah pusat kota Sebatik, mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat setempat.

Ramzah menegaskan, DPRD akan terus mendesak pemerintah daerah agar tidak menunda-nunda lagi penanganan infrastruktur saluran air, mengingat kondisi banjir sudah menjadi persoalan tahunan yang sangat meresahkan masyarakat.
“Ini bukan sekadar genangan biasa. Setiap kali hujan deras, aktivitas masyarakat lumpuh. Pemerintah harus bertindak cepat, bukan hanya menunggu laporan,” tegasnya.

Ramzah berharap, pada sisa tahun anggaran 2025 ini, pemerintah daerah dapat merealisasikan pembangunan saluran air menuju laut, sesuai aspirasi masyarakat Sebatik, agar permasalahan banjir tidak terus berulang setiap tahun.
*Editan kabarsebatik.com




