Sebatik Timur – Pos Keamanan Lingkungan (Satkamling) Desa Sungai Nyamuk, Dusun Sejahtera kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berhasil mencatat prestasi gemilang dengan terpilih mewakili Provinsi Kalimantan Utara dalam lomba Pos Satkamling tingkat nasional tahun ini.
Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan yang aktif menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Pos Satkamling Desa Sungai Nyamuk dinilai unggul dalam berbagai aspek, seperti manajemen operasional, kelengkapan fasilitas, serta kolaborasi antara warga dan aparat keamanan.
Kepala Desa Sungai Nyamuk, Zulkifli, S.I.Kom., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Ini adalah hasil kerja keras bersama. Partisipasi warga sangat luar biasa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan keamanan lingkungan,” ujarnya.

Zulkifli juga mengapresiasi dedikasi masyarakat yang terus mendukung pengelolaan pos Satkamling. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara warga dan aparat, ditambah inovasi dalam program keamanan, membuat Pos Satkamling Desa Sungai Nyamuk layak menjadi percontohan di tingkat nasional.
“Kolaborasi yang terjalin sangat baik antara warga dan aparat keamanan, didukung dengan inovasi program, menjadikan pos ini unggul. Kami berharap ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kalimantan Utara,” kata Zulkifli.
Pos Satkamling Desa Sungai Nyamuk akan bersaing dengan perwakilan dari provinsi lain dalam penilaian tingkat nasional. Penilaian mencakup aspek ketertiban, kelengkapan fasilitas pendukung, serta inovasi program yang diterapkan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kasatkamling Dusun Sejahtera, Andi Jamil, menjelaskan persiapan yang akan dilakukan, termasuk pemantapan pengetahuan terkait penanganan bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami, pencegahan kebakaran, serta materi pertolongan pertama (P3K).
“Fokus kami adalah meningkatkan kemampuan penanganan bencana dan keselamatan, sehingga Kasatkamling ini menjadi semakin siap menghadapi berbagai situasi,” jelas Andi Jamil.
Lomba ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat Kalimantan Utara untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.




