Pesta Rakyat Tanjung Harapan Ditutup Meriah, Ramsah Ajak Pemuda Jadi Pelopor Anti Narkoba

8 Agustus 2026, 20:37 WIB

SEBATIK TIMUR – Rangkaian Pesta Rakyat Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, resmi ditutup meriah pada malam puncak, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam tersebut mendapat apresiasi dari Ramsah, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sebatik.

 

Ramsah yang juga merupakan putra daerah Sebatik menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tanjung Harapan, pemuda, serta Karang Taruna yang telah bekerja sama menyukseskan seluruh rangkaian Pesta Rakyat meski di tengah keterbatasan anggaran.

 

“Antusias masyarakat dari pagi sampai sore, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan malam hingga kita sampai pada puncak malam ini. Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Desa, pemuda dan Karang Taruna Desa Tanjung Harapan,” ujar Ramsah dalam sambutannya.

 

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menggelar kegiatan yang mampu menghadirkan hiburan sekaligus mempererat kebersamaan.

 

Ia menilai Pesta Rakyat Desa Tanjung Harapan tahun ini mampu berjalan semarak berkat kekompakan pemerintah desa, pemuda, Karang Taruna, aparat, dan masyarakat.

 

Namun, di balik kemeriahan tersebut, Ramsah mengingatkan generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran sebagai pelopor berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

 

Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi muda.

 

“Mari kita menjadi pelopor bagi pemuda yang lain. Mari kita selalu menghindari narkoba. Kita akan terus mengedukasi masyarakat dan pemuda tentang bahaya narkoba dan miras,” tegasnya.

 

Ramsah juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya mereka yang masih berada pada usia sekolah.

 

Ia mengajak para orang tua, guru, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memastikan anak-anak tidak terlalu larut berada di luar rumah, terutama di tempat-tempat nongkrong.

 

“Kita sama-sama menjaga putra-putri kita yang masih usia sekolah agar tidak pulang terlalu malam. Mari kita batasi sampai jam 9 atau 9.30 malam paling lama, dan pastikan anak-anak kita sudah berada di rumah,” pesannya.

 

Menurut Ramsah, pengawasan bersama antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah anak-anak terjerumus dalam pergaulan maupun aktivitas negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.

 

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Pesta Rakyat dapat terus dipertahankan, tidak hanya dalam kegiatan perayaan, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

 

Ramsah menegaskan bahwa Pesta Rakyat tidak semata-mata menjadi ajang hiburan atau perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kekompakan, serta semangat nasionalisme masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

“Yang paling penting bukan jumlah hadiah yang diberikan kepada peserta, tetapi bagaimana kita selalu bersama masyarakat, membangun semangat juang dan kekompakan antara pemerintah desa, aparat, serta masyarakat,” pungkas Ramsah.

 

Penutupan Pesta Rakyat Desa Tanjung Harapan pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Antusiasme masyarakat sejak rangkaian kegiatan dimulai hingga malam puncak menjadi gambaran kuatnya partisipasi warga dalam menjaga tradisi kebersamaan dan semangat gotong royong di Desa Tanjung Harapan.(adv)

Berita Lainnya