SEBATIK – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di halaman SMA Negeri 1 Sebatik, Desa Padaidi, Kecamatan Sebatik, Minggu (17/8/2025).
Rangkaian upacara diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sebatik, anggota DPRD Kabupaten Nunukan daerah pemilihan Sebatik, para kepala desa, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Sebatik. Kehadiran masyarakat yang memadati halaman sekolah menambah kekhidmatan jalannya upacara di perbatasan RI–Malaysia ini.
Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) yang terdiri dari putra-putri terbaik Kecamatan Sebatik asal SMA Negeri 1 Sebatik sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh semangat. Sorak tepuk tangan peserta upacara mengiringi momen sakral tersebut.
Dalam upacara tersebut, Camat Sebatik Induk Wahyuddin, S.Sos bertugas sebagai inspektur upacara, sementara Komandan Posal AL Sungai Taiwan Letda Laut (E) Neri Yendra memimpin jalannya upacara sebagai komandan. Pembacaan teks Proklamasi dilakukan oleh anggota DPRD Nunukan dapil Sebatik H. Firman Latif, sedangkan pembawa baki dipercayakan kepada Jumasni, siswi SMA Negeri 1 Sebatik yang lahir di Nunukan pada 19 Maret 2010.
Usai upacara, anggota DPRD Nunukan, Ramsah, menyampaikan pesan khusus untuk generasi muda Sebatik agar tetap menjauhi narkoba, minuman keras, dan judi online.
“Mari terus berkarya walau kita berada di ujung negeri. Bentengi diri dari hal-hal yang merugikan manusia. Kami juga berharap pembangunan di berbagai sektor terus merata hingga ke Sebatik, karena Sebatik adalah beranda terdepan NKRI,” tegas Ramsah.
Camat Sebatik Induk, Wahyuddin, juga menekankan pentingnya persatuan bangsa, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.
“Kita sebagai masyarakat perbatasan harus menjadi garda terdepan menjaga kedaulatan negara sekaligus meneladani semangat para pahlawan. Tema peringatan tahun ini sangat baik, yaitu bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera, Indonesia maju. Harapan kita, semangat persatuan ini benar-benar terjaga di Sebatik,” ujarnya.
Sementara itu saat dijumpai bersama wartawan ia mengatakan bahwa Jumasni, siswi kelas X SMA Negeri 1 Sebatik yang dipercaya sebagai pembawa baki, mengaku bangga dengan pengalaman tersebut.
“Perasaan saya sangat bahagia, ini pengalaman besar di usia 15 tahun. Saya merasa senang sekali karena semua teman-teman saya di Paskibraka juga berasal dari SMA Negeri 1 Sebatik,” ungkapnya penuh semangat.
Peringatan HUT RI ke-80 di Sebatik ini bukan hanya menjadi simbol perayaan kemerdekaan, tetapi juga penegasan semangat nasionalisme di garis depan perbatasan negara.
Editan:kabarsebatik.com




