SEBATIK TIMUR – Suasana religius mewarnai Aula Kantor Polsek Sebatik Timur, Jalan Ahmad Yani, RT 07, Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kamis (1/10/2026) malam. Bhayangkari Ranting Sebatik Timur bersama personel Polsek Sebatik Timur menggelar pengajian rutin bulanan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pembinaan mental dan spiritual anggota.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wita tersebut dihadiri Kapolsek Sebatik Timur Iptu Didik Triastoro, S.H., M.H., Wakapolsek Sebatik Timur Ipda Misni, S.H., serta sejumlah pejabat dan personel Polsek Sebatik Timur. Turut hadir Ps. Kanit Reskrim Aiptu Iwan Santoso, Ps. Kanit Propam Aiptu Danang Heri Purwanto, S.H., Ps. Kanit Binmas Aipda Hartono, Ps. Kanit Samapta Aipda Agung Wijaya dan Ps. Kanit Intelkam Bripka Tony Novalianto.
Pengajian juga diikuti Ustadz Rahmat selaku penceramah, para personel Polsek Sebatik Timur serta anggota Bhayangkari. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan Surah Yasin yang berlangsung dalam suasana khidmat.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Rahmat mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, keteladanan dan keharmonisan, baik dalam keluarga maupun lingkungan kerja.
Kapolsek Sebatik Timur Iptu Didik Triastoro.S,H.,M.H., mengatakan, pengajian rutin tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan bagi personel sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antara anggota Polsek dan Bhayangkari. Menurutnya, pembinaan spiritual penting untuk menjadi landasan moral dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Pengajian ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan. Dengan pembinaan mental dan spiritual yang baik, diharapkan personel semakin mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai penutup. Pengajian berakhir sekitar pukul 21.03 Wita dan selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, lancar dan kondusif.
Di wilayah perbatasan seperti Sebatik, kegiatan pembinaan mental dan spiritual menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas internal personel. Melalui kegiatan rutin tersebut, nilai keimanan, kebersamaan dan kekeluargaan terus dipupuk sebagai bekal dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.(podding).




