Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur Sambut 48 Mahasiswa KKN Universitas Borneo, Siap Mengabdi di Empat Desa

19 Juni 2026, 12:43 WIB

SEBATIK TIMUR – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur secara resmi menerima kedatangan 48 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sebatik Timur. Kegiatan penerimaan berlangsung di Desa Tanjung Aru, Jumat (19/6/2026), dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para mahasiswa peserta KKN.

 

Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa yang akan mengabdi selama beberapa waktu di wilayah perbatasan tersebut. Ia menyampaikan bahwa para mahasiswa akan dibagi menjadi empat kelompok dan ditempatkan di empat desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN.

 

Adapun desa yang menjadi lokasi pengabdian mahasiswa yakni Desa Se Nyamuk, Desa Tanjung Harapan, Desa Bukit Aru Indah, dan Desa Tanjung Aru. Setiap kelompok akan menjalankan berbagai program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi desa masing-masing.

 

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN akan fokus pada sejumlah program prioritas, di antaranya pengembangan UMKM berbasis digital untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kegiatan literasi guna menumbuhkan minat baca anak-anak, program pencegahan stunting dan layanan kesehatan gratis, serta pengembangan ketahanan pangan desa melalui pembuatan biopori dan kegiatan pelestarian lingkungan.

 

Zainal Abidinsyah berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan sosial di daerah perbatasan. Ia juga mengingatkan seluruh peserta KKN agar menjaga etika, menghormati adat istiadat setempat, serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat selama menjalankan program kerja.

 

“Jaga nama baik almamater, bangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta laksanakan program dengan penuh tanggung jawab agar keberadaan adik-adik mahasiswa benar-benar memberikan dampak positif bagi desa,” pesannya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Bukit Aru Indah, Syahrul Azaini, S.Hum, yang mewakili kepala desa se-Kecamatan Sebatik Timur, menyampaikan bahwa kegiatan KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa sangat penting agar seluruh program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

 

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemerintah desa di Kecamatan Sebatik Timur siap memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKN. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan serta mempermudah pelaksanaan berbagai program yang telah direncanakan.

 

Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara dunia akademik dan masyarakat. Selain memberikan kontribusi bagi pembangunan desa, program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam memahami kondisi sosial, budaya, serta potensi pembangunan di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Timur. (Kabarsebatik).

Berita Lainnya