Mayat Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Perbatasan Desa Padaidi dan Sungai Manurung

23 Agustus 2026, 21:47 WIB

SEBATIK — Warga digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di dalam sebuah tas berwarna hitam di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan perbatasan Desa Padaidi dan Desa Sungai Manurung, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Minggu (23/8/2026) sore.

 

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Millang, warga Jalan Jenderal Sudirman RT 01, Desa Padaidi, sekitar pukul 17.41 WITA.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 17.30 WITA, Millang yang sedang dalam perjalanan tiba-tiba berhenti di pinggir jalan karena hendak buang air kecil. Saat berada di lokasi, ia mencium bau busuk yang cukup menyengat.

 

Merasa curiga, Millang kemudian mencari sumber bau tersebut. Tidak jauh dari tempatnya berhenti, ia melihat sebuah tas berwarna hitam yang dipenuhi lalat dan mengeluarkan bau tidak sedap.

 

Millang kemudian mendekati tas tersebut dan memeriksanya. Setelah tas terbuka, ia melihat adanya jasad bayi di dalamnya. Mengetahui hal tersebut, Millang kemudian meminta bantuan kepada sejumlah pengendara yang melintas di lokasi.

 

Selanjutnya, Millang menghubungi anggota Polsek Sebatik Timur dan melaporkan penemuan jasad bayi tersebut. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan sesuai prosedur.

 

Kapolsek Sebatik Timur IPTU Didik Triastoro, S.H., M.H., membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat.

 

“Penemuan tersebut sudah kami tangani. Jasad bayi telah dibawa ke Rumah Sakit Sungai Taiwan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar IPTU Didik Triastoro.

 

Sekitar pukul 18.35 WITA, jasad bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dibawa ke Rumah Sakit Sungai Taiwan. Selanjutnya, sekitar pukul 20.14 WITA dilakukan visum oleh dokter Aznizah untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

 

IPTU Didik mengatakan, identitas bayi maupun orang tua bayi belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta di balik penemuan jasad bayi tersebut.

 

“Untuk identitas bayi maupun pihak yang bertanggung jawab masih dalam proses penyelidikan. Kami akan melakukan pendalaman terhadap temuan ini,” jelasnya.

 

Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses penyelidikan dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

 

Sementara itu, jasad bayi tersebut rencananya akan dimakamkan di pemakaman Desa Padaidi. Jasad bayi diserahkan kepada Kepala Desa Padaidi, Abigurdi, untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman.

 

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan jasad bayi perempuan tersebut. Belum diketahui secara pasti siapa orang tua bayi maupun pihak yang menempatkan jasad bayi di dalam tas di lokasi kejadian.(PD).

Berita Lainnya