Maulid Nabi di Masjid Babussalam, Camat Sebatik Timur Ajak Rawat Persaudaraan dan Dukung Arah Perubahan Daerah

16 Agustus 2026, 14:50 WIB

SEBATIK TIMUR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Babussalam, Desa Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.(Minggu 16 Agustus 2026.)

 

Kegiatan mengangkat tema “Merawat Persaudaraan sebagai Wujud Kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam Meneguhkan Semangat Keislaman dan Kebangsaan.”

 

Dalam sambutannya, Camat Sebatik Timur menyampaikan bahwa Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam menjaga persaudaraan, amanah, kepedulian dan memberikan manfaat kepada sesama.

 

Camat juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia beserta seluruh anggota dan jajaran penyelenggara yang telah bergotong royong sehingga kegiatan Maulid dapat terlaksana dengan baik.

 

Menurutnya, semangat persaudaraan dan gotong royong tersebut sejalan dengan 17 Program Unggulan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE dan Wakil Bupati H. Hermanus, S.Sos sebagai arah perubahan sekaligus energi baru dalam pembangunan Kabupaten Nunukan.

 

“Perubahan membutuhkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Di Kecamatan Sebatik Timur, semangat tersebut kita implementasikan melalui GEMA ASRI SAKTI, Gerakan Masyarakat Aman, Sehat, Resik dan Indah Sebatik Timur,” ujarnya.

 

Camat menegaskan, GEMA ASRI SAKTI tidak hanya berbicara tentang kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kepedulian sosial, gotong royong, persaudaraan dan rasa memiliki terhadap lingkungan.

 

Sementara itu, Ustaz Amiruddin, S.Pd., M.Ag. dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk menjadikan keluarga, khususnya kaum ibu, sebagai fondasi dalam membentuk generasi penerus bangsa.

 

Ia menyampaikan bahwa apabila para ibu mampu menjadi teladan yang baik dalam keluarga, maka akan lahir anak-anak yang baik sebagai generasi penerus bangsa. Pendidikan akhlak dan keteladanan di dalam rumah menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak.

 

Ustaz Amiruddin juga menyinggung pentingnya kondisi ekonomi dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, persoalan ekonomi sering kali menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebahagiaan dan ketahanan rumah tangga.

 

“Inti kebahagiaan dalam keluarga juga tidak terlepas dari kondisi ekonomi. Karena itu, keluarga harus mampu membangun kehidupan yang harmonis, saling memahami dan saling mendukung,” pesannya.

 

Dalam konteks kehidupan keluarga, ia juga mengingatkan agar harta tidak menjadi ukuran utama kebahagiaan. Harta hendaknya ditempatkan sebagai sarana untuk membangun keluarga yang baik, bukan menjadi tujuan utama kehidupan.

 

Peringatan Maulid tersebut dihadiri Kepala KUA Kecamatan Sebatik Timur, jajaran Polsek Sebatik Timur, Kanit Bimas dan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Sei Nyamuk, Ketua BPD, Sekretaris Desa Sei Nyamuk, kepala sekolah dan guru, perangkat desa, kepala dusun, para ketua RT, staf Kecamatan Sebatik Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis shalawat serta masyarakat dan jamaah Masjid Babussalam.

 

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh jamaah diajak memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan dan meneguhkan semangat keislaman serta kebangsaan.

 

“Mari kita jadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai energi perubahan, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan, hingga desa, Kecamatan Sebatik Timur dan Kabupaten Nunukan,” demikian pesan Camat.

Berita Lainnya