SEBATIK TENGAH – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Sebatik Tengah menggelar Lomba Karya Penggalang (LKP) Se-Pulau Sebatik Tahun 2026 di RTP Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda perbatasan untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.
Lomba yang mengusung tema “Melalui Lomba Karya Penggalang, Kita Wujudkan Generasi Unggul Berkarya untuk Negeri” tersebut diikuti 236 peserta Pramuka Penggalang dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Pulau Sebatik. Para peserta berkompetisi dalam dua cabang lomba, yakni Pionering dan Dance Semaphore.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nunukan yang diwakili Wakil Ketua Binamuda Kwarcab Nunukan, H. Akhmad, M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai penting untuk mendukung pembinaan karakter generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Akhmad mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjadikan setiap rangkaian kegiatan sebagai sarana belajar. Menurutnya, Pramuka tidak hanya dituntut memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga harus mampu menunjukkan sikap disiplin, kerja sama, integritas, dan sportivitas.
“Jadikan Lomba Karya Penggalang ini sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, dan menunjukkan karakter terbaik sebagai Pramuka Penggalang. Raihlah prestasi dengan menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan persaudaraan, karena kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang menjadi pribadi yang berkarakter,” pesannya.
Ketua Kwarran Sebatik Tengah sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Hasrul, S.IP, menjelaskan bahwa LKP Se-Pulau Sebatik merupakan bagian dari program kerja Kwarran Sebatik Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang bagi anggota Pramuka Penggalang dalam menyalurkan bakat, mengasah keterampilan, serta meningkatkan kekompakan ant arregu.
Ia menyebutkan, pada cabang Pionering tingkat SD/MI terdapat sembilan tim peserta, sedangkan tingkat SMP/MTs diikuti dua tim. Sementara itu, cabang Dance Semaphore diikuti 11 tim tingkat SD/MI dan enam tim tingkat SMP/MTs. Kegiatan tersebut juga tidak memungut biaya pendaftaran dan didukung bantuan keuangan Kwarcab Nunukan untuk Kwarran Sebatik Tengah Tahun 2026.
Hasrul berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas selama perlombaan berlangsung. Ia menegaskan bahwa pengalaman, kedisiplinan, dan persaudaraan yang terbangun melalui kegiatan kepramukaan merupakan nilai penting yang harus dibawa pulang oleh setiap peserta.
“Menang dan kalah itu biasa, yang luar biasa adalah pengalaman dan persaudaraan yang kalian dapatkan. Tampilkan karya terbaik regu kalian dengan penuh semangat dan gembira. Jaga ketertiban, kebersihan, dan kekompakan selama kegiatan berlangsung,” ujar Hasrul.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Majelis Pembina Ranting (Mabiran) Sebatik Tengah, Aris Nur, S.STP., MM. Ia menilai LKP menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi yang mampu mengembangkan keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan anggota Pramuka Penggalang.
Aris berharap kegiatan kepramukaan seperti ini dapat melahirkan generasi muda yang berjiwa Pancasila, mandiri, berdaya saing, dan memiliki integritas. Selaku Mabiran, ia menyatakan akan terus mendukung kegiatan positif yang diselenggarakan Kwarran Sebatik Tengah untuk membentuk generasi berprestasi dan berakhlak mulia.
Sementara itu, Adi, pembina pendamping pangkalan SMPN 1 Sebatik Utara sekaligus Wakil Ketua Kwarran Sebatik Utara, menyambut baik pelaksanaan LKP Se-Pulau Sebatik Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengembangkan ketangkasan, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi motivasi bagi Pramuka Penggalang di wilayah perbatasan untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan diri. “Besar harapan kami, melalui Lomba Karya Penggalang Tahun 2026 ini, lahir generasi muda Pulau Sebatik yang tangguh, kreatif, berakhlak mulia, dan berjiwa kepemimpinan tinggi,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Wakil Ketua Binamuda Kwarcab Nunukan, Mabiran Sebatik Tengah, para Ketua Kwarran se-Pulau Sebatik, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sebatik Tengah, para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) tingkat SD dan SMP, serta peserta Pramuka Penggalang se-Pulau Sebatik.
Dalam hasil perlombaan, SDN 003 Sebatik Tengah meraih juara pertama Pionering tingkat SD/MI, disusul SDN 002 Sebatik sebagai juara kedua dan SDN 004 Sebatik Tengah sebagai juara ketiga. Untuk tingkat SMP/MTs, SMPN 1 Sebatik Utara meraih juara pertama, sedangkan SMPN 1 Sebatik Tengah menempati posisi kedua.
Sementara itu, pada cabang Dance Semaphore tingkat SD/MI, MI Nurul Iman berhasil meraih juara pertama, SDN 002 Sebatik menjadi juara kedua, dan SDN 004 Sebatik Tengah meraih juara ketiga. Adapun tingkat SMP/MTs, SMPN 1 Sebatik Utara keluar sebagai juara pertama, disusul SMPN 2 Sebatik Tengah di posisi kedua dan MTs H. Beddu Rahim Sebatik Utara di posisi ketiga. Melalui kegiatan ini, Kwarran Sebatik Tengah berharap semangat berkarya dan berprestasi terus tumbuh di kalangan Pramuka Penggalang sebagai bekal membangun masa depan Pulau Sebatik dan Indonesia.(A/p).




