SEBATIK – Anggota DPRD Nunukan asal Sebatik, Ramsah, menegaskan bahwa perjuangan mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sebatik adalah hasil kerja panjang seluruh elemen masyarakat, bukan ambisi elit semata.(8/7).
“Ini aspirasi murni rakyat Sebatik yang sudah diperjuangkan sejak puluhan tahun lalu oleh para tokoh dan orang tua kita,” ujar Ramsah, politisi Partai Demokrat yang juga putra asli Sebatik.
Menurutnya, DOB merupakan solusi strategis menjawab tantangan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah perbatasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Dengan status DOB, daerah akan lebih leluasa menyusun program, mengelola anggaran, dan merealisasikan pembangunan sesuai kebutuhan lokal.
Ia menyayangkan adanya pihak yang mengkritisi upaya DOB tanpa memahami konteks perjuangan masyarakat. Ramsah menegaskan, perjuangan ini harus terus dikawal hingga pemerintah pusat membuka kembali moratorium DOB.
Sebatik, yang terletak di kawasan strategis perbatasan Indonesia–Malaysia dan bagian dari wilayah BIMP-EAGA, memiliki peran penting dalam arus ekonomi lintas negara. DOB dianggap sebagai perwujudan visi Nawacita dalam membangun Indonesia dari pinggiran.
“Tidak perlu menunggu semuanya sempurna. Justru dengan DOB, pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik bisa dipercepat,” tegasnya.
DOB Sebatik diyakini akan menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk dalam pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), infrastruktur dasar, pendidikan, layanan kesehatan, peningkatan ekonomi, dan kesejahteraan.
*Editan.K.S




