SEBATIK – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar), menggelar serangkaian kegiatan meriah yang melibatkan masyarakat di perbatasan, Senin (18/8).
Hadir dalam pelepasan Gerak jalan TIDAR camat Sebatik Timur,ketua DPC Gerindra kabupaten Nunukan dan dikawal langsung UPTD Dishub, Polsek Sebatik Timur berseta puskesmas
Acara dipusatkan di halaman parkir Aztrada88 Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, yang dipenuhi semarak merah putih. Ratusan bendera dipasang sepanjang jalan utama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme warga di tapal batas.
Selain pemasangan bendera, Tidar juga menggelar hiburan rakyat berupa karaoke bersama, lomba domino, hingga gerak jalan yang diikuti pelajar maupun masyarakat umum. Pelaku UMKM lokal turut diberi ruang untuk menampilkan produk-produk unggulan mereka sehingga perayaan terasa semakin hidup.
Ketua PD Tidar Kaltara, Azmir NP, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya hiburan, melainkan bentuk nyata kebersamaan dan cinta tanah air.
“Peserta gerak jalan tahun ini mencapai 58 regu. Mayoritas berasal dari sekolah dasar sebanyak 20 regu, kemudian SMP 13 regu, SMA 12 regu, dan kategori umum 13 regu. Kami ingin HUT RI di perbatasan terasa meriah sekaligus membangkitkan semangat persatuan. Melalui UMKM dan lomba-lomba tradisional, masyarakat ikut merasakan bahwa perayaan ini adalah milik bersama,” ungkapnya.
Antusiasme warga tampak jelas dari ramainya peserta maupun penonton di setiap kegiatan. Semangat gotong royong dan nasionalisme pun kian terasa menjelang peringatan HUT RI ke-80 di perbatasan.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Nunukan, Hj. Nursan, S.H, menekankan makna gerak jalan sebagai simbol persatuan dalam berbangsa.
“Dalam setiap barisan gerak jalan hanya ada satu komando. Begitu juga dalam bernegara, hanya ada satu komando, yaitu Presiden Republik Indonesia. Jika lebih dari satu, tentu akan membingungkan dan mengacaukan arah. Pesan ini yang ingin kami sampaikan lewat gerak jalan,” jelasnya.
Ia juga berharap antusiasme masyarakat di Sebatik tidak berhenti pada momentum tahunan, melainkan terus menjadi semangat mengenang perjuangan para pahlawan.
“Semoga kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati adalah hasil perjuangan para pendahulu, dan tugas kita menjaga serta mengisinya,” tutupnya.
*Editan:kabarsebatik.com




