SEBATIK TIMUR, – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur mendukung penuh pelaksanaan kegiatan *Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026* yang dilaksanakan oleh Kemenkes bekerja sama dengan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Nunukan Sebagai unit pelaksana Puskesmas Sungai Nyamuk.Sabtu(31/10).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Sebatik Timur,Zainal Abidinsyah, S.E., M.M., dan dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Nunukan bersama Tim Kesehatan, Kepala Puskesmas Sungai Nyamuk, Mardawiyah, S.si .Apt., Sekretaris Desa Sungai Nyamuk, serta masyarakat Kecamatan Sebatik Timur.
Dalam sambutannya, Camat Sebatik Timur menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Nunukan dan Puskesmas Sungai Nyamuk yang telah memilih Kecamatan Sebatik Timur sebagai lokus pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, tracing TBC merupakan langkah penting untuk menemukan kasus secara dini, melakukan penelusuran kontak erat dan kontak serumah, memberikan edukasi kesehatan, serta mencegah meluasnya penularan di tengah masyarakat.
Ketua Tim, Asira Maya, S.KM dalam penjelasannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya aktif penemuan kasus TBC melalui identifikasi, penelusuran kontak, skrining, edukasi, serta pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi sasaran yang memenuhi indikasi medis.
Melalui kegiatan ini, ditargetkan sebanyak 100 sasaran kontak erat dan kontak serumah mendapatkan pemeriksaan dan skrining sebagai langkah pencegahan serta pengendalian penularan TBC.
Di sela-sela kegiatan, Camat Sebatik Timur juga melihat secara langsung alat pemeriksaan dan deteksi kondisi paru-paru yang digunakan oleh Tim Kesehatan dalam mendukung skrining TBC. Camat menyimak penjelasan petugas mengenai fungsi dan cara kerja alat tersebut sebagai bagian dari upaya mendeteksi secara dini kemungkinan gangguan pada paru-paru.
Camat Sebatik Timur menegaskan dukungan Pemerintah Kecamatan dengan mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa di wilayah sasaran untuk aktif menyosialisasikan kegiatan serta menggerakkan masyarakat agar berpartisipasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Ia turut mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Sebatik Timur agar tidak takut maupun malu untuk memeriksakan kesehatan.
“TBC dapat disembuhkan apabila ditemukan sejak dini dan pasien menjalani pengobatan secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan. Karena itu, jangan takut dan jangan malu untuk memeriksakan diri. Mari manfaatkan kesempatan pemeriksaan gratis ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sungai Nyamuk, Hawiyah, S.Apt., mengimbau masyarakat agar rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke Puskesmas sebagai langkah menjaga kesehatan dan mendeteksi kemungkinan penyakit sejak dini.
Pada kesempatan tersebut, Hawiyah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Sebatik Timur yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan langsung terhadap kegiatan tersebut, meskipun dilaksanakan pada hari libur.
Menurutnya, kehadiran Camat menjadi bentuk dukungan dan sinergi pemerintah kecamatan terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Kecamatan Sebatik Timur terhadap pentingnya deteksi dini semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam memutus mata rantai penularan TBC.
Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur berkomitmen mendukung berbagai program pelayanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan sejahtera di wilayah perbatasan.(Z).




