SEBATIK – Banjir yang melanda RT 12, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, mengakibatkan akses jalan warga terputus. Selain merendam kawasan permukiman, derasnya arus juga merusak box culvert yang baru dibangun pada tahun 2025.Minggu(26/07).
Kerusakan infrastruktur tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama warga yang setiap hari menggunakan jalan tersebut untuk bekerja, bersekolah, dan mengangkut hasil pertanian.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Daerah Pemilihan (Dapil) Sebatik, H. Firman Latif, meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat sekaligus memperbaiki jalan dan box culvert yang rusak.
Menurut Firman Latif, akses jalan tersebut merupakan jalur vital bagi masyarakat sehingga perbaikannya tidak boleh ditunda terlalu lama. Ia menilai langkah cepat diperlukan agar mobilitas warga kembali normal dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
Ia juga berharap pemerintah melakukan evaluasi terhadap penyebab kerusakan agar pembangunan infrastruktur ke depan lebih kuat dan mampu menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah Sebatik.
Warga setempat berharap pemerintah segera mengalokasikan anggaran perbaikan sehingga akses transportasi dapat kembali digunakan dengan aman dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu akibat putusnya jalan tersebut.(adv)




