Asosiasi Pemukat Rumput Laut Tanjung Aru Galang Dana untuk Korban Laka Laut di Perairan Tanjung Haus

20 Agustus 2025, 15:52 WIB

SEBATIK – Asosiasi Pemukat Rumput Laut Tanjung Aru menggelar aksi solidaritas dengan menggalang dana bagi keluarga korban kecelakaan laut yang terjadi di perairan Tanjung Haus, Kabupaten Nunukan, beberapa hari lalu. Peristiwa tragis tersebut menewaskan satu orang, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Korban meninggal diketahui bernama Firmansyah, warga Desa Tanjung Harapan. Jenazahnya ditemukan pada Kamis (14/8/2025) dalam kondisi tersangkut di jaring bentangan rumput laut di sekitar Menarah Miring. Pencarian dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat sebelum akhirnya korban berhasil dievakuasi.

Sebagai bentuk kepedulian, asosiasi bersama nelayan pemukat dari wilayah Sebatik menggalang dana secara sukarela. Hingga kini, donasi yang terkumpul mencapai Rp3.700.000 dan telah diserahkan kepada pihak keluarga korban pada Rabu (20/8). Penyerahan bantuan itu turut disaksikan langsung oleh pemerintah desa.

Samsul, Ketua Asosiasi Pemukat Jangkar wilayah Tanjung Aru, bersama wakil ketua dan perwakilan Pemerintah Desa Tanjung Harapan menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari solidaritas para pemukat rumput laut yang tersebar di Tanjung Harapan, Bukit Aru Indah, hingga Sebatik Barat.

“Bantuan ini memang tidak besar, namun kami berharap dapat menjadi wujud kepedulian sesama nelayan sekaligus memberikan penguat bagi keluarga almarhum,” ujar Samsul.

Aksi sosial ini menjadi cerminan eratnya kebersamaan masyarakat pesisir dalam menghadapi musibah, sekaligus menegaskan bahwa semangat gotong royong masih hidup kuat di wilayah perbatasan.

*Editan : kabarsebatik.com

Berita Lainnya