APEL BERSAMA DILANJUTKAN MONEV TRIWULAN II DAN MUSRENBANG DESA TANJUNG HARAPAN, CAMAT TEKANKAN SINERGI DAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA

14 Juli 2026, 22:23 WIB

SEBATIK TIMUR  – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur mengawali rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan II Tahun 2026 dengan pelaksanaan apel bersama di Kantor Desa Tanjung Harapan, Selasa (14/7/2026). Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan II serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa dalam rangka Penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKPDes Tahun Anggaran 2028.

 

Kegiatan dipimpin oleh Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, SE, dan dihadiri Kasi PMD Kabupaten Nunukan, Kasubbag Sunram Kecamatan Sebatik Timur, Babinsa Desa Tanjung Harapan, Kepala Desa Tanjung Harapan beserta perangkat desa, Ketua BPD, Ketua BUMDes, Ketua Karang Taruna, para Ketua RT, anggota Linmas, mahasiswa KKN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur masyarakat.

 

Dalam arahannya, Camat Sebatik Timur menyampaikan bahwa Monitoring dan Evaluasi merupakan bagian dari pembinaan pemerintah kecamatan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan secara tertib administrasi, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Monev bukan untuk mencari kesalahan, tetapi menjadi sarana evaluasi, pembinaan, dan perbaikan agar tata kelola pemerintahan desa semakin baik serta pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Zainal.

 

Pada kesempatan yang sama, pelaksanaan Musrenbang Desa difokuskan pada pembahasan dan penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 serta DU-RKPDes Tahun Anggaran 2028. Camat menekankan agar seluruh usulan pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, skala prioritas, serta selaras dengan visi, misi, dan 17 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Nunukan.

 

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan pengelolaan sampah di Kecamatan Sebatik Timur perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat akan berdampak pada meningkatnya volume sampah apabila tidak diantisipasi sejak dini.

 

“Saya mengajak seluruh pemerintah desa bersama BPD, RT, BUMDes, Karang Taruna, Linmas, dan masyarakat untuk mulai membangun budaya hidup bersih serta mengembangkan pengelolaan sampah dari sumbernya sebagai investasi bagi masa depan lingkungan yang sehat,” tambahnya.

 

Camat berharap melalui sinergi seluruh unsur pemerintah desa dan masyarakat, hasil Monev maupun Musrenbang dapat menghasilkan rekomendasi dan program pembangunan yang tepat sasaran, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Tanjung Harapan dan Kecamatan Sebatik Timur.(adv)

Berita Lainnya