SEBATIK — Temuan bayi dalam kondisi tak bernyawa di wilayah Kecamatan Sebatik berjenis kelamin wanita kurang lebih 48 jam , Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengundang keprihatinan dan kecaman dari berbagai pihak. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di kawasan antara Desa Sei Manurung dan Desa Padaidi.Minggu(23/08).
Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Daerah Pemilihan (Dapil) Sebatik, Hj. Nadia, mengaku terkejut dan prihatin setelah mengetahui adanya temuan bayi yang sudah tidak bernyawa tersebut.
Hj. Nadia mengutuk keras tindakan yang tega meninggalkan bayi hingga ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan kejadian yang sangat memprihatinkan dan harus mendapat perhatian serius.
«“Saya sangat terkejut dan prihatin mendengar adanya bayi yang ditemukan sudah tidak bernyawa berjenis kelamin wanita masih utuh kurang lebih 48 jam . Ini merupakan kejadian yang sangat menyedihkan dan saya mengutuk keras perbuatan tersebut,” ujar Hj. Nadia.»
Ia meminta aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengetahui identitas bayi maupun pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Hj. Nadia berharap pihak kepolisian dapat mengungkap siapa orang tua atau pihak yang berada di balik peristiwa tersebut, sehingga persoalan ini menjadi terang dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, aparat penegak hukum perlu bergerak cepat dengan mengumpulkan keterangan dari masyarakat, memeriksa lokasi kejadian, serta menelusuri berbagai informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
“Kita berharap kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menemukan siapa yang bertanggung jawab. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan temuan bayi tersebut agar tidak ragu memberikan keterangan kepada aparat kepolisian. Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk membantu proses pengungkapan kasus.
Hj. Nadia menilai kejadian tersebut menjadi perhatian bersama, khususnya dalam upaya menjaga keselamatan dan perlindungan terhadap anak. Ia berharap setiap persoalan yang berkaitan dengan bayi dan anak dapat ditangani secara serius serta mengedepankan sisi kemanusiaan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas bayi maupun hasil penyelidikan mengenai pihak yang diduga bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Masyarakat masih menunggu perkembangan resmi dari aparat penegak hukum.(adv).




