SEBATIK — Anggota DPR RI Komisi VII asal Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati, SH, menyerahkan bantuan pakaian kepada buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Pelabuhan Sebatik Indonesia di Terminal Penumpang Pelabuhan Sungai Nyamuk, Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Kaltara Rahman, Ibu PKK Kabupaten Nunukan, serta pengurus Tunas Indonesia Raya (TIDAR).
Rahmawati, yang akrab disapa Bunda Kaltara, menyampaikan bahwa buruh pelabuhan memegang peran vital dalam menunjang perekonomian perbatasan. Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi bentuk perhatian sekaligus mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat pekerja.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan pentingnya percepatan perjuangan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sebatik. Menurutnya, Sebatik telah memenuhi syarat sebagai daerah mandiri dari sisi geografis, potensi ekonomi, hingga kebudayaan. Dengan berdiri sebagai kabupaten, pembangunan diyakini akan lebih fokus dan dukungan pemerintah pusat semakin besar.
Selain itu, Rahmawati menyoroti kebutuhan peningkatan infrastruktur perbatasan, khususnya jalan penghubung. Ia menilai distribusi sembako yang masih bergantung jalur udara membuat biaya tinggi, sehingga mendorong agar APBN 2026 mengalokasikan dana lebih besar.
“Apabila Sebatik sudah memiliki APBD sendiri, maka dukungan APBN dari pusat untuk pembangunan akan lebih besar. Dengan berdiri sebagai daerah otonomi baru,pembangunan di Sebatik tentu akan lebih baik dan lebih fokus,” ujar Hj. Rahmawati.
Menutup kegiatan, Rahmawati mengajak masyarakat Sebatik untuk menjaga semangat dan kesehatan, serta terus mendukung perjuangan DOB. “Perjuangan ini adalah kerja bersama antara masyarakat, pemerintah daerah, hingga wakil rakyat di Senayan,” ujarnya.
*Editan :kabarsebatik.com




