Tutup Kepala Adat Warnai Upacara Sumpah Pemuda Polres Nunukan, Pesan Persatuan dalam Keberagaman

28 Oktober 2026, 14:05 WIB

NUNUKAN – Keberagaman budaya menjadi pesan utama dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang digelar Polres Nunukan di Lapangan Apel Tribrata Mapolres Nunukan, Rabu (28/10/2026).

 

Suasana upacara tampak berbeda ketika para personel mengenakan tutup kepala adat masing-masing. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap kekayaan budaya Nusantara sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan.

 

Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, semangat Sumpah Pemuda harus menjadi landasan bagi seluruh personel Polri untuk memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

“Perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus kita jaga bersama. Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk tetap solid, saling menghormati, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas segala perbedaan,” ujar Ruslaeni.

 

Ia menegaskan, nilai-nilai Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas, memperkuat soliditas, serta memberikan pelayanan yang humanis dan adil. Selain itu, personel diminta bijak menggunakan teknologi dan media sosial untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu perpecahan.

 

Menurutnya, anggota Polri harus mampu menjadi teladan bagi generasi muda melalui kedisiplinan, sikap saling menghormati, dan semangat kebangsaan.

 

“Jangan jadikan Sumpah Pemuda sekadar seremoni tahunan. Mari kita aktualisasikan nilai-nilainya melalui kedisiplinan dalam berdinas, menjaga persatuan, dan memberikan pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” tegasnya.

 

Melalui peringatan tersebut, Polres Nunukan berharap semangat persatuan dan penghargaan terhadap keberagaman semakin kuat di lingkungan kepolisian maupun masyarakat.

 

Penggunaan tutup kepala adat menjadi pengingat bahwa mencintai Indonesia tidak hanya diwujudkan dengan menghargai identitas budaya, tetapi juga melalui komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Polres Nunukan pun berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan demi memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.(O/p).

Berita Lainnya