Serap Aspirasi Tiga Kelompok Tani di Binusan, Andi Fajrul Syam Soroti Akses Jalan Persawahan

1 November 2026, 07:21 WIB

NUNUKAN – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, S.H., M.Pi., turun langsung mendengarkan aspirasi tiga kelompok tani di wilayah Binusan terkait kondisi akses jalan menuju kawasan persawahan yang selama ini menyulitkan aktivitas pertanian.

 

Dalam kunjungannya sore ini, Andi Fajrul Syam menerima aspirasi dari Kelompok Tani Hijau Melo, Sumber Tani, dan Setia Usaha.Sabtu(31/10).

Para petani menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan yang belum memadai untuk mendukung mobilisasi material pertanian maupun pengangkutan hasil panen.

 

Andi Fajrul Syam menjelaskan, akses jalan menuju kawasan persawahan merupakan salah satu kebutuhan penting bagi petani. Sebab, kondisi infrastruktur yang kurang memadai dapat menghambat aktivitas pertanian, terutama saat membawa sarana produksi dan mengangkut hasil panen.

 

“Persoalan akses jalan ini perlu menjadi perhatian karena sangat berkaitan dengan aktivitas dan kebutuhan para petani di lapangan,” jelasnya.

 

Ia mengungkapkan, aspirasi dari tiga kelompok tani tersebut menjadi masukan penting untuk mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan pertanian di wilayah Binusan.

 

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya berkaitan dengan akses menuju lahan, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi hasil produksi dan meningkatkan produktivitas petani.

 

Ia menambahkan, aspirasi yang telah disampaikan para kelompok tani akan menjadi bahan perhatian untuk dikoordinasikan dengan instansi terkait agar kebutuhan infrastruktur tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

 

“Harapan kita, akses jalan menuju persawahan ini bisa mendapat perhatian sehingga aktivitas petani semakin mudah, baik saat membawa kebutuhan pertanian maupun ketika mengangkut hasil panen,” tambahnya.

 

Andi Fajrul Syam berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur pertanian di Binusan. Dengan akses jalan yang lebih baik, para petani diharapkan dapat menjalankan aktivitas pertanian secara lebih lancar dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

 

“Jangan sampai kondisi jalan menjadi kendala bagi petani dalam mengembangkan usaha pertaniannya. Aspirasi masyarakat seperti ini perlu kita dengarkan dan perjuangkan melalui mekanisme yang ada,” pungkasnya.(p).

Berita Lainnya