Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan, Ramsah, Soroti Masalah Puskesmas dan Infrastruktur di Sebatik

25 Juli 2025, 19:28 WIB

NUNUKAN – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Ramsah, menyampaikan sejumlah persoalan krusial yang terjadi di wilayah Sebatik dalam rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Ia menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap persoalan pembangunan dan infrastruktur, khususnya dalam pembahasan anggaran perubahan Kamis(24/07).

Ramsah menyoroti pengalihan lokasi pembangunan Puskesmas Lapri yang menurutnya justru menimbulkan masalah baru. Bangunan Puskesmas lama yang dibangun di atas lahan hibah masyarakat kini tidak lagi difungsikan karena adanya pembangunan gedung baru di seberang.

“Bangunan lama itu berdiri di atas tanah hibah masyarakat. Sekarang malah tidak digunakan, tentu ini membuat pemberi hibah merasa Dirugikan.

Pemerintah harus bertindak, berkomunikasi dengan pemilik lahan, dan jangan sampai aset itu mangkrak begitu saja,” kata Ramsah.

Ia juga menyoroti kondisi jalan menuju Puskesmas di Desa Seberang yang sangat memprihatinkan. Menurutnya, akses jalan tersebut sangat berbahaya, terutama saat musim hujan, banjir dan harus menjadi prioritas dalam anggaran perubahan jika belum masuk dalam anggaran murni.

“Jalannya parah, sangat membahayakan masyarakat. Kami minta pemerintah turun langsung mengecek. Kalau belum bisa diaspal, minimal di agregat. Jangan dibiarkan begitu saja tanpa sentuhan pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ramsah mengangkat persoalan banjir yang kerap terjadi di Sungai Pancang dan Sungai Nyamuk, wilayah yang dikenal sebagai sentra roda perekonomian di Sebatik. Banjir rutin terjadi setiap hujan deras, sangat merugikan masyarakat.

“Saat ini memang ada 3 pekerjaan box culvert oleh Pemprov,1 di depan PLBN, 2 perbatasan antara Desa sei pancang dan desa Sei nyamuk, 3 Di depan Masjid Nurul Huda. Berhap Pemerintah daerah bisa menganggarkan untuk Saluran air menuju ke laut di 3 lokasi tersebut. karena tidak dianggarkan di anggaran murni, saya harap bisa masuk di anggaran perubahan. pembangunan tiga saluran air yang menuju ke laut Ini sudah mendesak,” pungkasnya.

Ramsah menambahkan bahwa persoalan lahan untuk saluran air sudah tidak ada masalah. Ia berharap, seluruh usulan tersebut dapat direspons cepat demi kepentingan masyarakat Sebatik.

Berita Lainnya