NUNUKAN — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan, Andy Fajrul Syam, S.H., M.Pi., menyoroti masih terbatasnya tenaga pendidik dan infrastruktur di SLB Negeri Nunukan usai melakukan kunjungan ke sekolah yang berada di Jalan Gang Limau, Kelurahan Nunukan Selatan.Selasa(28/07).
Dalam kunjungan tersebut, Andy berdialog dengan para guru dan siswa serta meninjau langsung kondisi sekolah. Saat ini, SLB Negeri Nunukan melayani 98 peserta didik yang terdiri atas 60 siswa jenjang SD, 29 siswa SMP, dan 10 siswa SMA dengan dukungan 14 tenaga pendidik.
Menurut Andy, dedikasi para guru patut diapresiasi. Namun, jumlah tenaga pendidik yang tersedia masih belum sebanding dengan kebutuhan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendampingan lebih intensif.
Ia menyebutkan, SLB Negeri Nunukan masih membutuhkan sedikitnya 18 tenaga pendidik tambahan agar rasio pembelajaran dapat memenuhi standar ideal, yakni satu guru untuk lima siswa di tingkat SD dan satu guru untuk delapan siswa di tingkat SMP dan SMA.
Selain persoalan tenaga pendidik, Andy juga menyoroti kondisi akses menuju sekolah yang dinilai perlu ditingkatkan demi menunjang keselamatan dan kenyamanan siswa. Ia juga mendorong pembangunan siring atau drainase, penataan lingkungan sekolah, serta pembuatan tiga dudukan profil air sebagai bagian dari upaya melengkapi fasilitas penunjang.
“Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas. Karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan tenaga pendidik maupun peningkatan sarana dan prasarana di SLB Negeri Nunukan,” kata Andy.
Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera menindaklanjuti kebutuhan tersebut sehingga proses belajar mengajar di SLB Negeri Nunukan dapat berlangsung lebih optimal dan memberikan pelayanan pendidikan yang layak bagi seluruh peserta didik.(adv).




