NUNUKAN — Polres Nunukan terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling. Program ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog antara kepolisian dan warga terkait persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Miftahul Khair, Jalan Perumahan Griya Indah Tepian Paras, RT 08, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Jumat (9/10/2026). Kegiatan itu diikuti sekitar 130 jamaah.
Kasat Binmas Polres Nunukan, Iptu Andi Irwan, hadir mewakili Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni, S.H., S.I.K., M.H.
Iptu Andi Irwan mengatakan, Jumat Keliling dan Subuh Keliling merupakan program Kapolri
Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.
yang menjadi salah satu sarana untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi, berdiskusi, serta membahas berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
“Jumat Keliling adalah salah satu wadah mendekatkan Polri dengan masyarakat. Kegiatan ini mendapat respons positif. Setelah ibadah selesai, masyarakat memiliki ruang untuk berdiskusi mengenai persoalan kamtibmas dan permasalahan sosial yang ada di lingkungan mereka,” ujar Iptu Andi Irwan.
Ia menjelaskan, komunikasi langsung dengan masyarakat penting untuk mengetahui persoalan sejak dini sekaligus mencari solusi melalui koordinasi dan kerja sama antara kepolisian dengan warga.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diharapkan semakin terbuka dalam menyampaikan informasi maupun melaporkan permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.
Iptu Andi Irwan menambahkan, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas. Karena itu, hubungan yang terbuka antara polisi dan warga perlu terus diperkuat agar setiap persoalan dapat ditangani secara tepat.
Polres Nunukan berharap kegiatan Jumat Keliling dan Subuh Keliling dapat terus menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui pendekatan dari masjid, Polri diharapkan tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, dan mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.(Kstb)PD.




