Bulog Rencanakan Bangun Gudang di Nunukan, Komisi II Dorong Manfaat untuk Petani dan Daerah

7 September 2026, 16:09 WIB

NUNUKAN — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, S.H., M.Pi, menerima kunjungan Kepala Cabang Bulog Tarakan, Zamahsyari Afsolin, didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan beserta jajaran, di ruang kerja Komisi II DPRD Nunukan, Senin (7/9/2026).

 

Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Gudang Bulog di RT 05, Kelurahan Nunukan Selatan, Kecamatan Nunukan Selatan. Fasilitas tersebut direncanakan dilengkapi sarana pengeringan dan penggilingan hasil pertanian.

 

Andi Fajrul Syam mengatakan, rencana kehadiran fasilitas Bulog di Nunukan merupakan langkah yang patut didukung karena berpotensi memperkuat sektor pertanian sekaligus memberikan akses pasar yang lebih dekat bagi para petani.

 

Terlebih, Bulog saat ini mulai melakukan pembelian gabah dan jagung hasil panen petani Nunukan. Kebijakan tersebut dinilai memberikan harapan baru bagi petani dalam mendapatkan kepastian penyerapan hasil produksi.

 

Menurutnya, keberadaan gudang yang dilengkapi fasilitas pengeringan dan penggilingan nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan, tetapi mampu mendukung proses pengelolaan hasil panen dari petani lokal.

 

Namun, Andi menegaskan pembangunan fasilitas Bulog tersebut berkaitan dengan aset daerah. Karena itu, manfaat yang dihasilkan harus turut kembali kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

 

“Karena pembangunan ini berkaitan dengan aset daerah, kita harus memastikan manfaatnya juga kembali kepada masyarakat Nunukan,” ujar Andi Fajrul Syam.

 

Ia menyebutkan beberapa poin yang perlu menjadi perhatian, di antaranya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Nunukan serta program CSR yang dapat dirasakan masyarakat.

 

Selain itu, Andi juga mendorong agar operasional fasilitas Bulog nantinya mengutamakan tenaga kerja lokal dan melibatkan pengusaha serta jasa angkutan lokal.

 

Tak kalah penting, menurutnya, harus ada komitmen dan mekanisme penyerapan hasil panen petani Nunukan yang jelas dan berkelanjutan.

 

“Kita dukung Bulog hadir di Nunukan, tetapi kita pastikan kehadirannya benar-benar memperkuat petani dan memberikan manfaat bagi daerah,” tegasnya.

 

Ia berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pertanian di Kabupaten Nunukan, mulai dari produksi, pengeringan, penggilingan hingga pemasaran hasil panen.

 

Dengan adanya kepastian pasar, petani diharapkan semakin terdorong meningkatkan produksi, sementara masyarakat dan pelaku usaha lokal turut mendapatkan dampak ekonomi dari keberadaan fasilitas Bulog.

 

“Petani punya pasar, hasil panen terserap, Nunukan mendapatkan manfaat,” pungkas Andi.(adv).

Berita Lainnya